Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Hasil dari Tangkap Tangan anggota DPR, KPK temukan Modus Baru Transaksi Suap, seperti ini

Hasil dari Tangkap Tangan anggota DPR, KPK temukan Modus Baru Transaksi Suap, seperti ini

kpk56

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan modus baru soal dugaan transaksi suap dalam kasus pengamanan proyek pembangunan 12 ruas jalan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) senilai Rp300 miliar.

Kalau biasanya uang suap diserahkan secara kontan, dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, I Putu Sudiartana, uang ini ternyata diberikan melalui transfer.

Modus yang berbeda itu terungkap ketika KPK menemukan tiga bukti transfer untuk tiga rekening berbeda di rumah dinas Putu di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan.

“Mengenai transfer memang modusnya agak berbeda. Biasanya dengan cash, kali ini diperintahkan transfer ke sejumlah rekening,” ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (29/6).

Ketika diusut, uang itu ditransfer dari rekening pengusaha Yogan Askan dan Kepala Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Pemprov Sumbar, Suprapto, kepada tiga rekening berbeda dalam jeda waktu yang tak begitu lama.

Adapun ketiga rekening tersebut yaitu, rekening milik orang dekat I Putu Sudiartana bernama Sauhaemi, staf pribadi Putu bernama Novianti dan rekening milik suami Novianti berinisial MCH.

“Yang ditransfer itu Rp500 juta. Dibagi dalam transfer Rp150 juta, plus Rp300 juta, plus Rp50 juta. Ditransfer dalam jeda waktu tak begitu lama, antara Sabtu hingga Senin,” jelas Laode.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...