Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Hasil Rapat Paripurna DPRD DKI, LKPJ Ahok Diterima

Hasil Rapat Paripurna DPRD DKI, LKPJ Ahok Diterima

Ahok

Hasil Rapat Paripurna DPRD DKI, LKPJ Ahok Diterima. Hasil Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Tahun Anggaran 2014, telah selesai dilaksanakan. Hasilnya LKPJ yang dibacakan oleh Ahok pun telah diterima oleh lembaga legislatif daerah dan diberikan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dalam rapat paripurna (6/4/15).

Prasetyo menyampaikan bahwa LKPJ yang telah dibacakan Ahok akan dibahas bersama oleh anggota DPRD DKI Jakarta sebelum dibawa dalam rapat paripurna istimewa pada 21 April 2015 mendatang. “Pidato yang disampaikan Pak Gubernur akan kita bahas lebih lanjut dalam rapat internal komisi-komisi dan sebagai tahap pembahasan LKPJ Gubernur Tahun 2014, hasil pembahasan tersebut akan dikeluarkan dalam keputusan DPRD untuk disampaikan kepada Kepala Daerah dalam rapat paripurna istimewa 21 April 2015 mendatang” ungkap Prasetio di Ruang Rapat Paripuna DPRD DKI Jakarta.

Di lain pihak Ahok menyatakan angka kemiskinan di Jakarta pada 2014 meningkat dibanding 2013. Hal ini disampaikan saat pembacaan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. “Jumlah penduduk miskin di DKl Jakarta pada September 2014 tercatat 412 ribu orang atau 4,09% dari total penduduk. Jumlah ini meningkat jika dibanding tahun 2013 yang hanya sebesar 371.700 atau 3,72%” kata Ahok, Senin (6/4/2015).

Ahok menjelaskan peningkatan angka kemiskinan ini disebabkan oleh tingginya inflasi yang mencapai 8,95%. Kenaikan angka inflasi ini berakibat terhadap meningkatnya batasan Angka Garis Kemiskinan 2014 sebesar Rp 25.238 atau 5,8% dari tahun 2013. “Kondisi ini diduga menambah jumlah penduduk miskin” tambah Ahok.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2014 meningkat dibanding 2013. Indeks ini merupakan indikator yang dapat menjelaskan kesempatan masyarakat untuk mengakses pelayanan, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan dan peningkatan pendapatan.

Kinerja pembangunan manusia di Provinsi DKI Jakarta menunjukkan peningkatan cukup berarti, dengan meningkatnya angka IPM dari 78,33 pada tahun 2013 meningkat menjadi 78,59, pada tahun 2014, lebih tinggi dari rata-rata IPM nasional, yakni sebesar 73,81” tegas Ahok.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-prabowo

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi Prabowo

“Jadi kenapa yang dipermasalahkan demonstran?” kata Prabowo, Selasa (1/11/2016). Prabowo Subianto memberikan komentar terkait rencana aksi ...