Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Hasnaeni ‘Wanita Emas’ dilaporkan ke Polisi, Terkait Kasus Ini

Hasnaeni ‘Wanita Emas’ dilaporkan ke Polisi, Terkait Kasus Ini

wanita emas

Mischa Hasnaeni Moein atau yang dikenal ‘Wanita Emas’ dilaporkan ke polisi terkait soal dugaan kasus penipuan. Hasnaeni dilaporkan oleh seorang pengusaha ke Polda Metro Jaya.

Perempuan yang juga bakal maju di Pilgub DKI 2017 ini, diduga melakukan penipuan terkait kasus tender proyek pembangunan jalan di Jayapura.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengungkapkan kalau Hasnaeni dilaporan atas dugaan kasus penipuan dalam tender jalan di Jayapura. Walau demikian, Wanita Emas masih berstatus sebagai saksi.

“(Hasnaeini) masih jadi saksi,” kata Krishna di Jakarta, Rabu (13/4).

Ditambahkan oleh Krishna, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait kasus tersebut. Meski demikian, polisi belum meningkatkan status wanita emas itu.

Kemudian, lanjutnya, penyidik juga sudah melayangkan surat panggilan dua kali kepada wanita tetapi tidak pernah datang.

Adapun kasus ini berawal pada akhir Mei 2014 silam, korban yang juga Direktur Utama PT Trikora Cipta Jaya dikenalkan oleh Arifin Abas Hutasuhut kepada Hasnaeni. Ketika itu, korban dijanjikan akan dimenangkan dalam sanggahan banding dalam lelang proyek pembangunan dua ruas jalan di Jayapura.

Antara korban dengan Hasnaeni sendiri sudah dibuatkan surat perjanjian kerja sama untuk pengurusan sanggahan banding tersebut. Hasnaeni dan saksi meyakinkan korban akan memenangkan sanggahan banding itu lantaran punya kenalan orang dalam di Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).

Korban sendiri telah memberikan sejumlah uang yang diduga untuk pelicin kepada Hasnaeni sekitar Rp900 juta, yang sebagian dibayarkan dengan cheque dan sebagian dibelikan iPhone sebanyak enam unit senilai Rp30 juta.

Tetapi, seiring berjalannya waktu, rupanya Kemen PU menyatakan bahwa sanggahan banding yang diajukan korban dianggap sebagai pengaduan. Sebab, sampai dengan batas akhir masa sanggah tidak menyampaikan jaminan sanggahan banding asli, sehingga sanggahan banding yang diajukan tidak sesuai dengan prosedur.

Sehingga dengan ditolaknya sanggahan banding itu, proses lelang pun terus berlanjut. Alhasil, tender proyek pembangunan dua ruas jalan itu jatuh ke tangan perusahaan lain.

Maka atas hal tersebut, korban merasa dirugikan. Korban sudah meminta Hasnaeni untuk mengembalikan uang yang diberikan, namun tidak pernah dipenuhi.
Korban memutuskan untuk melapor ke Polda Metro Jaya pada November 2014 silam, dengan tuduhan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang Penipuan dan atau penggelapan.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...

One comment

  1. Handoyo Putro

    , Wanita Emas kok begini, emas apanya ? Wanita Mas siapakah ini ?