Home / Bisnis / Hati-hati Jebakan Hutang pada Kartu Kredit

Hati-hati Jebakan Hutang pada Kartu Kredit

Seperti kita ketahui setiap bank khususnya bank besar berlomba-lomba untuk menawarkan produk unggulan mereka diantaranya berupa kartu kredit. Berbagai promo dan fasilitas yang ditawarkan oleh bank agar kartu kreditnya bisa laku dijual dan digunakan oleh pemegang kartu kredit. Mengapa kartu kredit harus digunakan karena jika kartu kredit tidak pernah digunakan alias tidur maka bank hanya mendapatkan pendapatan iuran tahunan saja dan tidak mendapatkan keuntungan maksimal.

Maka dari itu bank akan berlomba-lomba menawarkan fasilitas dan berbagai promosi agar pemilik kartu kredit tergiur dan selanjutnya diharapkan card holder akan menggunakan kartu kredit tersebut. Seperti baru baru ini sebuah super market terkenal menawarkan diskon besar besarnya bagi pengguna kartu kredit yang diterbitkan oleh Bank Mega yang merupakan group usaha dari super market tersebut.

Keuntungan yang di dapat tentunya dinikmati oleh kedua pihak, pertama pemilik super market menikmati keuntungan karena produknya banyak laku dijual. Dari sisi bank tentunya meningkatnya transaksi pembelanjaan menggunakan kartu kredit yang diterbitkan. Jika transaksi kartu kreditnya meningkat maka diharapkan pendapatan bunga dari kartu kredit akan meningkat juga.

Bagaimana dengan pengguna kartu kredit apakah mendapatkan keuntungan ? tentunya sangat beragam alasannya apakah dia mendapat keuntungan atas transaksi belanja atau malah merugi karena masuk dalam debt trap (terjebak hutang) dari penggunaan kartu kreditnya. Debt Trap terjadi karena pengguna kartu kredit tidak dapat melunasi semua tagihan kartu kredit dan hanya membayar tagihan minimum.

Jika pengguna hanya membayar tagihan minimum dan itu terjadi berulang kali setiap bulannya maka pengguna kartu kredit akan semakin terjerumus ke dalam jebakan hutang. Karena semua bank menerapkan bunga tinggi di produk kartu kreditnya dan menerapkan bunga berbunga. Sehingga bulan selanjutnya tagihan akan makin besar walupun pengguna kartu kredit tidak menggunakannya.

Berikut perbandingan tingkat suku bunga yang diterapkan oleh 3 bank yaitu Kartu kredit Citibank Ultima sebesar 2,75 per bulan, Kartu Kredit Platinum Bank Mandiri sebesar 2,95 per bulan dan Kartu Kredit Infinite Bank Mega sebesar 2,95 per bulan. Jika dihitung satu tahun maka tingkat suku bunga kartu kredit mencapai 33 % sampai dengan 35,40 % per tahun, sungguh tingkat suku bunga yang sangat tinggi. Kalau dibandingkan dengan tingkat suku bunga kredit untuk usaha produktif hampir tiga kalinya, biasanya tingkat suku bunga untuk usaha produktif sebesar 13 % per tahun.

Dibawah ini perhitungan bunga yang dibebankan kepada pemegang kartu kredit dibandingkan dengan bunga untuk usaha produktif.
Misalkan :
Jumlah hutang : Rp. 5.000.000
Suku Bunga KK : 2,95 % per bulan
Suku bunga usaha : 13 %/12 = 1,08 % per bulan

Perhitungannya :
Jumlah hutang x persentase bunga

Kartu Kredit :
Rp 5.000.000 x 2,95 % = 147.500,- per bulan

Kredit Usaha Produktif :
Rp 5.000.000 x 1,08 % = 54.000,- per bulan

Dari perhitungan di atas jelas terlihat perbedaan yang sangat besar atas bunga yang dibebankan kepada pengguna kartu kredit. Maka berhati-hatilah menggunakan kartu kredit, gunakan sesuai kebutuhan anda dan gunakan sebagai alat bantu pembayaran bukan untuk tujuan konsumtif, jika tidak mau terjebak dalam hutang (debt trap).

Baca Juga

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...