Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Hati-hati Modus Penukaran Kartu Kredit Setelah Transaksi

Hati-hati Modus Penukaran Kartu Kredit Setelah Transaksi

Banyak tindak kejahatan yang dilakukan oleh orang yang akan memanfaatkan kartu kredit, diantaranya dengan mencuri kartu kredit dari pemiliknya. Pencurian ini dilakukan secara rapi dan terencana sehingga tanpa disadari oleh pemiliknya. Pencuri memanfaatkan kelengahan pemilik kartu pada setiap transaksi yang terjadi.

Seperti kejadian dialami oleh salah seorang pemilik kartu kredit yang dicuri kartu kreditnya pada saat olah raga disalah satu klub fitness lokal.

Pemilik kartu tidak menyadari bahwa kartu kredit yang dimiliki telah ditukar oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Beberapa minggu kemudian tagihan rutin kartu kredit diterimanya dan ada tagihan yang mencengangkan sebesar $14,000 (140 juta rupiah)!

Pemilik kartu segera menghubungi bank penerbit kartu kredit dan menjelaskan bahwa dia tidak pernah melakukan transaksi sebesar itu.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan menurut data yang ada tidak ada kesalahan pada sistem. Petugas itu bertanya apakah kartunya dicuri orang.’Tidak’ katanya, tapi ketika dia membuka dompetnya, mengambil kartu kredit, dan ternyata kartunya sudah ditukar.

Yang ada di dalam dompetnya sekarang adalah sebuah kartu kredit dari bank yang sama yang sudah kadaluwarsa atas nama orang lain. Seorang pencuri ternyata telah membuka paksa lokernya di klub fitness dan menukar kartu kreditnya.

Penerbit kartu kredit menjelaskan bahwa karena pemilik kartu tidak pernah melaporkan kehilangan kartu kreditnya dari awal, maka pemilik harus membayar semua tagihan yang terhutang.

Akhirnya pemilik kartu harus membayar barang-barang yang tidak pernah dibelinya?
Kemudian mengapa tidak ada konfirmansi dari penerbit kartu kredit saat kartu itu digesek atau digunakan ?
Pemakaian dalam jumlah yang kecil sangat jarang mendapatkan “tanda peringatan” dari beberapa penerbit kartu kredit. Jumlah yang besar itu terjadi karena akumulasi dari pemakaian yang kecil secara terus menerus!

Ada juga kisah seorang yang makan di restoran lokal dan membayar tagihannya dengan kartu kredit. Kertas tagihan diantar, pemilik kartu menandatangani, dan pelayanan melihat bon dan memberikan kartu kreditnya.

Biasanya pemilik kartu langsung memasukkan kartu kredit itu ke dalam dompet. Tapi secara tidak sengaja pemilik kartu mengamati kartu kreditnya, dan ternyata yang diterima adalah kartu kredit milik orang lain yang sudah kedaluwarsa.

Pemilik kartu segera memanggil pelayan itu lagi dan pelayan itu tampak kebingungan. Pelayan mengambil kartu itu, meminta maaf. Pelayan memberikan kartu kredit kedaluwarsa itu pada kasir, dan petugas kasir segera melihat ke bawah dan mengambil kartu yang sebenarnya. Pelayan mengambilnya dan memberikan pada pemilik kartu itu sambil meminta maaf kembali.

Melihat kejadian yang ada di atas, setiap pemilik kartu kredit agar memastikan bahwa kartu kredit yang ada di dompet adalah benar-benar milik anda. Periksa nama di kartu setiap kali anda menandatangani slip lembar tagihan atau jika kartu anda dibawa pergi pelayan dalam waktu yang singkat. Banyak orang langsung memasukkan kartu kredit ke dalam dompet bahkan tanpa melihatnya, karena beranggapan bahwa kartu itu memang miliknya.

Demi keamanan anda, biasakan untuk memeriksa ulang kartu kredit anda setiap kali habis melakukan transaksi agar kartu kredit anda tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...