Home / Berita / Nasional / Hindari Terjadi Konflik Kepentingan, Kandidat Incumbent Harus Mundur Kalau Mau Ikut Pemilukada

Hindari Terjadi Konflik Kepentingan, Kandidat Incumbent Harus Mundur Kalau Mau Ikut Pemilukada

pilkada ilustrasi

 

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa semuanya wajib mengundurkan diri kalau mengikuti ajang pemilukada, yang juga diwajibkan terhadap kalangan pejabat di eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Sebabnya, ada konflik kepentingan untuk melakukan kecurangan atau setidak-tidaknya dianggap curang jika incumbent tidak mundur seperti dilakukan semua peserta pemilukada lainnya.

“Dengan mundurnya calon kepala daerah incumbent, maka ini dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan selama Pemilukada berlangsung,” paparnya di Kementerian Dalam Negeri, Jumat (22/4).

Kewajiban tersebut diberlakukan untuk semua kalangan seperti anggota DPR, DPD, DPRD, PNS, TNI/Polri dan pejabat BUMN/BUMD juga diminta mengundurkan diri.

“Saya kira ini adil. Kalau TNI, Polri dan DPR serta DPRD harus berhenti, petahana juga harus berhenti. (Kalau masih bertahan) ini kan tidak fair,” jelasnya.

 

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...