Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Hingga Batas Pendaftaran, ada Daerah yang Tidak punya Kandidat untuk Pilkada Serentak

Hingga Batas Pendaftaran, ada Daerah yang Tidak punya Kandidat untuk Pilkada Serentak

Menteri Dalam Negeri Tjahjo kumolo
Menteri Dalam Negeri Tjahjo kumolo

Hingga batas waktu pendaftaran yang ditentukan  29 Juli 2015, ternyata masih ada sejumlah daerah yang minim calon kepala daerah yang mendaftar untuk ikut Pilkada serentak. Tidak hanya itu, malah ada daerah yang sama sekali tidak ada kandidat yang mendaftar. Hal ini yang terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Sampai batas yang ditentukan, tidak seorang pun pasangan yang mendaftar di KPU setempat.

Selain Kabupaten Bolaang, ada 14 daerah lain yang kandidatnya hanya satu pasang, yaitu  Kabupaten ‎Asahan di Sumatera Utara, Kabupaten Serang di Banten, Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat, Kabupaten Purbalingga di Jawa Tengah.

Hal yang sama juga terjadi di  di Kabupaten Pacitan, Kabupaten Blitar, Kota Surabaya di Jawa Timur, Kabupaten Minahasa di Sulawesi Utara, Kota Mataram dan Kabupaten Timor Tengah Utara di NTT, dan Kota Samarinda di Kalimantan Timur. ‎

Tiga lagi adalah Kabupaten Kota Tidore Kepulauan di Maluku Utara, Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Pegunungan Arfart di Papua Barat.‎

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah pimpinan partai politik untuk mengatasi minimnya jumlah pasangan calon yang mendaftarkan diri ini,

“‎Saya sudah koordinasi sama beberapa pimpinan partai politik untuk dapat saling berkoordinasi antar pimpinan partai. ‎Saya pribadi masih optimis, pasti sahabat-sahabat pimpinan parpol juga memikirkan hal ini,” kata Tjahjo kepada wartawan, Kamis di Jakarta.

Karena masih adanya daerah yang minim kandidat, KPU akan menambah masa pendaftaran salama tiga hari hingga 3 Agustus 2015, sebab berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 dan Peraturan KPU, Pilkada Serentak wajib dikuti minimal dua pasangan calon.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso punya analisis berbeda soal  minimnya calon kandidat yang mendaftar di sejumlah daerah. Ia menilai, ada skenario dari pihak tertentu sehingga banyak daerah yang hanya memunculkan satu calon kepala daerah saja. Mantan Pangdam Jaya ini mengatakan pihaknya akan melakukan kajian terkait informasi tersebut.

“Itu perlu kami kaji lagi. tapi kalau enggak ada (kandidat lain), Pilkada di daerah itu bisa ditangguhkan,” kata Sutiyoso.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...