Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Hotman Paris Gabung Jadi Pengacara Tersangka Pembunuh Engeline

Hotman Paris Gabung Jadi Pengacara Tersangka Pembunuh Engeline

c3f9e68c56fbf863a97940d1572d5158

Pengacara kawakan Hotman Paris Hutapea akhirnya bergabung membela tersangka pembunuhan Engeline, Agustinus Tai Hamandai. Hotman resmi menjadi pengacara Agus sejak Selasa (23/6).

Menurut pengacara Agus, Haposan Sihombing,”Hotman Paris terpanggil untuk membela Agus karena ditemukan beberapa bukti petunjuk yang menunjukkan Agus tidak melakukan pembunuhan sendiri.”

Dirinya berharap, tabir kematian Engeline dapat terkuak seiring kehadiran Hotman Paris untuk mendampingi Agus.

Sementara itu Hotman Paris mengaku tidak dibayar alias pro bono. Dia siap beradu argumen dengan Hotma Sitompoel yang menjadi pengacara Margriet.

Hotman menjelaskan, dia membela Agus setelah pengacara Haposan Sihombing datang menemui dia. Hotman diminta bergabung.

“Jadi ada juga dorongan masyarakat agar membantu kasus ini agar terungkap tersangka baru. Di pihak sana juga kan ada pengacara top Hotma Sitompoel, jadi biar kita berimbang,” ujarnya.

Dalam pembelaannya, tak tanggung-tanggung, Hotman Paris akan menyiapkan delapan orang pengacara, sedangkan pihak Haposan menyiapkan lima pengacara.

“Kita siapkan 13 pengacara dari kantor Bang Hotman Paris dan kantor saya,” kata Haposan.

Seperti diketahui, hingga kini Polda Bali belum menetapkan tersangka pembunuh lain selain Agus dalam kasus tersebut. Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie sempat memberikan pernyataan akan ada tersangka baru selain Agus dalam kasus tersebut. Namun pihaknya higga kini belum mengumumkan siapa tersangka lain tersebut karena masih menunggu beberapa hasil pemeriksaan.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...