Home / Headline / Hotman Paris ke Bali Temui Agus, Banyak Hal Diungkap dari Kasus Pembunuhan Engeline

Hotman Paris ke Bali Temui Agus, Banyak Hal Diungkap dari Kasus Pembunuhan Engeline

hotman paris AP 3

Anggota tim kuasa hukum Agus Tai Hamdamai, Hotman Paris Hutapea terbang ke Bali menemui kliennya. Meski awalnya gagal, tapi akhirnya Hotman Paris bisa bertemu Agus yang merupakan tersangka pembunuh Engeline, dalam pemeriksaan tambahan di Polresta Denpasar, Kamis (2/7).

Pengacara kondang ini mempertanyakan ketidaktahuan Margriet terhadap kuburan anak angkatnya tersebut. Karena jarak antara mayat Angeline dengan permukaan tanah hanya 15 centimeter.

“Sekarang yang menjadi pertanyaan apakah pemilik rumah ini tidak mencium bau tidak sedap dari korban,” kata Hotman Paris.

Padahal sambung Hotma, penyidik yang menggali tanah mengatakan, sekali paculan langsung kelihatan ada bungkusan mayat.

“Engeline ditemukan setelah 26 hari menghilang, disana kontur tanahnya gempur, seharusnya penghuni rumah mencium bau tidak sedap dong, tetapi tidak tahu lagi, kalau bau itu tertutup dengan bau kotoran ayam,” ungkapnya.

Hotma juga mempertanyakan apakah Margriet Christina Megawe (Margareta) tidak curiga dengan lubang di belakang rumahnya. Pasalnya lubang itu telah dibuat sebelum Angeline menghilang.

“Apa pemilik rumah tidak curiga ketika ada lubang disana tiba-tiba tertutup. Katanya lubang itu sudah ada sebelum korban menghilang,” imbuhnya.

Kemudian juga, Agus saat ditemui Hotman menerangkan bahwa Agus dipanggil Margriet pada 16 Mei 2015 lalu, saat tiba di kamarnya majikannya itu, Engeline sudah tergeletak di lantai.

“Waktu itu Agus juga melihat darah Engeline berceceran di lantai. Katanya darah itu mengenai kaos, celana dan tangan kiri Agus. Darah itu kemana, apakah tim inafis belum menemukaanmya atau bagaimana,” tambah Hotman.

Selain itu, dalam pertemuannya dengan Agus, diungkapkan pula kalau kliennya melihat Yvone Caroline Megawe, putri kandung Margriet datang ke rumah yang beralamat di Jalan Sedap Malam, Sanur, pada tanggal 16 Mei 2015, atau di hari Engeline dibunuh dan dikuburkan.

“Agus mengaku dia baru pertama kali kenal Yvonne pada 16 Mei sore. Anehnya, sebelum itu dia tak pernah bertemu. Mengapa Yvonne baru datang saat itu?” ujar Hotman seperti dilansir sebuah media online.

Hotman menambahkan, Agus juga mengatakan jika ia sudah bekerja di rumah Margriet selama sebulan, namun putri kandung Margriet dari hasil pernikahan pertamanya itu baru datang mengunjungi ibunya pada 16 Mei sore.

“Ini yang masih menjadi misteri. Kami belum berani berkomentar,” tutur Hotman.

Hingga saat ini, Agus sendiri sudah menjalani serangkaian pemeriksaan yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) per tanggal 10, 13, 17, dan 20 Juni.

Diakui oleh Hotman kalau Agus menyampaikan pernyataan berbeda dalam dua BAP sebelumnya. Akan tetapi, pada BAP 17 dan 20 Juni, semua pernyataan Agus tetap sama dimana pria asal Sumba Timur itu tetap konsisten bahwa dirinya tidak melakukan pembunuhan Engeline, melainkan hanya membantu menguburkannya.

 

 

 

 

Baca Juga

Resmi! Xiaomi Mi A1 Masuk Indonesia

Jakarta – Tak butuh waktu lama bagi Xiaomi memboyong ponsel Android One pertama ke Indonesia. ...