Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Hukuman Dikebiri Bisa Dua Cara, Dioperasi atau Disuntik!

Hukuman Dikebiri Bisa Dua Cara, Dioperasi atau Disuntik!

“Ada dua macam. Pertama melalui mekanisme kimiawi yang sifatnya sementara dan kedua yang sifatnya permanen melalui operasi” ungkap Heru Prasetyo Kasidi.

Hukuman Dikebiri

Seperti yang diketahui jika pemerintah kini tengah merampungkan draf peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) terkait hukuman kebiri bagi pelaku paedofil. Menurut Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik, Sosial, dan Hukum Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Heru Prasetyo Kasidi menjelaskan jika ada dua mekanisme kebiri yang rencananya akan diatur dalam draf perppu tersebut.

“Ada dua macam. Pertama melalui mekanisme kimiawi yang sifatnya sementara dan kedua yang sifatnya permanen melalui operasi” ungkap Heru Prasetyo Kasidi di Kantor Kementerian PP dan PA, Senin (2/11/2015).

Menurut Heru, cara pertama dilakukan dengan menyuntikkan hormon antitestosteron. Hormon ini akan menurunkan kadar produksi testosteron dalam laki-laki. Dengan demikian, hasrat seksual akan dikurangi.

Namun cara pertama tersebut tidak memiliki efek permanen. Dampak yang ditimbulkan bergantung pada dosis yang diberikan. Biasanya hanya selama beberapa bulan. Cara kedua adalah dengan sistem operasi membuang organ testis. Dengan cara ini, dorongan seksual dalam diri akan mengalami penurunan drastis.

Dorongan seksual hanya tersisa sekitar 10 persen. Kementerian dan lembaga terkait rencananya akan menggelar seminar dan diskusi mengenai rencana pemberlakuan kebiri sebagai hukuman tambahan bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...