Home / Berita / Nasional / Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Pelecehan Seksual Tidak Tepat, Mengapa?

Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Pelecehan Seksual Tidak Tepat, Mengapa?

kebiri-ilustrasi-_

 

Pengamat Hukum dan Politik Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur, Herdiansyah Hamzah menilai kalau wacana hukum kebiri kepada pelaku pencabulan tidak tepat.

“Menurut saya, pemerkosaan atau bentuk pelecehan seksual lainnya adalah soal cognitive bahavior atau cara pandang, bukan semata-mata karena aktivitas biologis. Jadi, tidak tepat jika tubuh yang dihukum,” kata Herdiansyah Hamzah di Samarinda, Rabu (11/5) seperti dikutip dari Antara.

Ditambahkan olehnya, usulan hukuman kebiri tersebut merupakan pernyataan emosional kolektif yang kebetulan ikut didukung pemerintah.

“Padahal, masih perlu kajian yang lebih mendalam, termasuk pertimbangan biaya yang tentu akan mahal,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan kalau secara teknis ini juga soal waktu, kapan hukuman kebiri itu dilakukan. Apakah setelah putusan inkracht. Itu membutuhkan waktu yang panjang sementara semakin lama eksekusi, akan semakin terusik rasa keadilan bagi korban.
Menurut dia, kekerasan seksual terjadi karena cara pandang yang selalu menempatkan perempuan sebagai objek seksual.

“Untuk itu, solusi hukuman juga harus mampu membangun cara pandang masyarakat akan pentingngya kesetaraan antara laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...