Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Ibunda Eno Teriaki Pengacara RAL, ‘Klo Itu Anak Kamu Gimana!’

Ibunda Eno Teriaki Pengacara RAL, ‘Klo Itu Anak Kamu Gimana!’

“Lihat tuh pembunuh yang kamu bela, kalau (korban) itu anak kamu gimana? Punya perasaan enggak?” teriak ibunda Enno kepada kuasa hukum RA di dalam ruang sidang.

Ibunda Eno Teriaki Pengacara RAL, ‘Klo Itu Anak Kamu Gimana!’

Rupanya situasi penuh emosional terjadi setelah majelis hakim peradilan anak di Pengadilan Negeri Tangerang Banten, menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap RA (16). Ketika itu ibunda dari EF (19), berteriak kepada kuasa hukum RA.

“Lihat tuh pembunuh yang kamu bela, kalau (korban) itu anak kamu gimana? Punya perasaan enggak?” teriak ibunda Enno kepada kuasa hukum RA di dalam ruang sidang.

Semua kuasa hukum RA tidak ada yang menanggapi pernyataan ibunda Eno. Ibunda Eno kemudian diantar keluar ruang sidang  sambil menangis. Dia tidak terima jika RA, satu dari tiga orang yang didakwa membunuh putri secara sadis hanya dihukum sepuluh tahun penjara.

Di luar gedung pengadilan massa yang mengaku warga dari lingkungan tempat tinggal EF, meluapkan rasa ketidakpuasan mereka dengan berteriak dan menghadang siapapun yang akan keluar dari gedung tersebut.

Ada beberapa mobil yang keluar dengan menyalakan sirine dan kemudian dipukuli warga. Saat berusaha mengamankan mobil-mobil itu, beberapa polisi ikut kena pukul. Suasana sempat ricuh beberapa saat, yang diwarnai pelemparan batu dari luar ke halaman gedung pengadilan.

Namun suasana cepat terkendali lantaran sejumlah orang yang diduga provokator langsung diamankan polisi dan kerumunan orang dibubarkan secara paksa. RA divonis 10 tahun penjara. Majelis hakim menilai dari fakta persidangan, RA memenuhi unsur pembunuhan berencana.

RA dikenakan hukuman maksimal bagi terdakwa anak di bawah umur, yakni hukuman penjara 10 tahun. Namun RAL mengaku akan mengajukan banding terkait vonis hakim ini. Proses hukum untuk dua orang lainnya sedang berjalan dan mereka terancam hukuman mati.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...