Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / IMF : Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5 %

IMF : Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5 %

Perkiraan IMF (International Monetary Fund) untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 ini adalah sebesar 5 %. Namun Indonesia masih mempunyai peluang yang cukup besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya karena sudah punya modal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yaitu sumber alam dan jumlah penduduk pada usia produktif.

Pertumbuhan perekonomian Indonesia pada kuartal I/2015 hanya 4,71% dan ini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun bisa lebih rendah dari 5,2 %. “Bisa lebih rendah dari 5,2% atau pada kisaran 5%,” ujarnya, Deputi Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Kalpana Kochhar mengatakan Kamis (7/5).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi negara-negara pada triwulan pertama berada di bawah ekspektasi terutama bagi negara yang bergantung pada harga minyak dunia.

Negara yang menggantungkan diri pada komoditas ekspor seperti Indonesia tumbuh negatif. Pelemahan ekonomi yang terjadi di China dan Jepang bagi kawasan regional sangatlah berdampak tidak terkecuali Indonesia.

Kochhar juga mengomentari soal pertumbuhan ekonomi 7% yang ditargetkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Indonesia sudah memiliki peluang dan ruang untuk mencapai pertumbuhan itu tersebut.

“Apakah pertumbuhan ekonomi 7% bisa tercapai, saya tidak tahu. Hanya Tuhan yang tahu. ‎Tapi Indonesia punya peluang untuk itu,” sebutnya.

Dilain pihak Tiongkok dan Jepang dua negara tujuan ekspor non migas terbesar bagi Indonesia karena kedua negara mempunyai ekonomi yang besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor non migas ke Tiongkok pada Januari-Maret 2015 turun 36,51% menjadi US$ 3,13 miliar dibanding periode sama tahun lalu.

Sedangkan ekspor non migas Indonesia ke Jepang turun 0,22% pada triwulan pertama menjadi US$ 3,56 miliar. Tidak heran apabila pertumbuhan ekspor Indonesia pada triwulan pertama minus 0,53%, padahal pada triwulan pertama 2014 ekspor masih tumbuh 3,16%.

IMF memperkirakan pertumbuhan Tiongkok menurun ke 6,8% di 2015 dan 6,3% di 2016. Perlambatan ini jelas akan sangat berpengaruh bagi negara regional Asia. Dampak yang diperkirakan oleh IMF adalah pertumbuhan negara regional Asia dan Pasifik tetap pada level 5,6% tahun ini lalu menurun sedikit ke level 5,5% pada 2016.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...