Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Imigran Malaysia Selamatkan 30 Wanita Indonesia dan Kamboja dari Penyekapan

Imigran Malaysia Selamatkan 30 Wanita Indonesia dan Kamboja dari Penyekapan

Sebgaian wanita yang berhasil diselamatkan
Sebgaian wanita yang berhasil diselamatkan

Melaka — Pejabat Imingrasi Negara Bagian Melaka, Malaysia, berhasil menyelamatkan 30 wanita warga Indonesia dan Kamboja yang diduga menjadi korban perdagangan manusia  oleh kelompok mafia di negara itu.  Para wanita itu dibebaskan dari  sejumlah rumah mewah berlokasi di Taman Merbok, Bukit Katil, Melaka, Selasa malam 14 Juli sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

Aksi penyelamatan itu dilakukan secara bertahap selama 10 malam berturut-turut.  Sebagian wanita yang menjadi korban trafficking itu disekap di sejumlah kamar yang berbeda, di rumah yang berbeda pula. Sedangkan para pelaku penyekapan berhasil melarikan diri.

“Semua wanita yang diselamatkan terdiri daripada 27 warga Indonesia dan tiga Kemboja,” ujar  Kepala Imigrasi Negara Bagian Melaka, Abu Bakar Sidek Hasan.

Saat penggerebekan dilakukan rumah-rumah itu dalam keadaan terkunci. Aparat keamanan sejauh ini hanya menahan dua  wanit yang bertugas sebagai penjaga di rumah itu. Keduanya dicurigai sebagai kaki tangan mafia perdagangan manusia yang bermarkas di lokasi itu. kedua wanita itu terancam menghadapi tuntutan hukum terkait Undang-Undang akti Penyelundupan migran.

Tidak dijelaskan  kemana para wanita itu akan diperdagangkan. Petugas migrasi Malaysia mencurigai mereka akan dipekerjakan sebagai pekerja paksa di sejumlah perkebunan di pedalaman, atau bahkan ada kemungkinan  mereka dipaksa bekerja sebagai pekerja seks komersial ***Skynews

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...