Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Indonesia Akan Mencalonkan Diri Menjadi Anggota Dewan IMO

Indonesia Akan Mencalonkan Diri Menjadi Anggota Dewan IMO

IMO-shipping-bodies-hail-decrease-in-piracy1

Peran Indonesia di dunia pergaulan dunia semakin diperhitungkan. Apalagi dengan kesuksesannya menggelar perhelatan peringatan 60 Tahun KAA beberapa waktu lalu. Pujian datang dari beberapa negara.

Sebagai negara yang memegang posisi penting, Indonesia tidak mau berdiam diri. Politik bebas aktif dan ikut menjaga perdamaian dunia, itulah mottonya. Makanya untuk mewujudkan itu, Indonesia ikut gabung bahkan menjadi ketua organisasi dunia.

Beberapa hari misalnya, Indonesia kembali mencalonkan diri sebagai Anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Periode 2015-2017 dalam Sidang Majelis IMO ke-29 yang akan diselenggarakan pada 2 Desember 2015 di London, Inggris.

IMO adalah badan yang didirikan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tahun 1948, yang bertanggung jawab pada isu-isu keselamatan dan keamanan pelayaran serta pencegahan terhadap polusi laut.

Bukan tanpa maksud dan tujuan bila Indonesia mencalonkan organisasi maritim internasional itu. Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Bobby R Mamahit dalam “Sosialisasi Peraturan Baru di Bidang Perhubungan” di Jakarta, Rabu (29/30) kemarin,”Tujuan pencalonan diri tersebut untuk ikut serta dalam menentukan kebijakan-kebijakan IMO yang sangat berpengaruh terhadap dunia kemaritiman.”

Jika kita menjadi bagian dari anggota dewan IMO, lanjutnya, kita akan memiliki suara untuk yang menguntungkan kebijakan politik dan ekonomi kita.

Apa yang akan dijalankan dengan pencalonan dewan IMO, Bobby mengatakan upaya tersebut sejalan dengan visi pemerintah saat ini untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Empat tahun silam ketika pemilihan tahun 2011, Indonesia mampu meraih peringkat dua dengan jumlah suara 128 atau beda tipis dengan peringkat satu Singapura yang mendapat perolehan dukungan 131 suara.

Sejak menjadi anggota IMO pada tahun 1961, Indonesia memiliki komitmen kuat untuk secara aktif memberikan kontribusi positifnya terhadap perkembangan dunia kemaritiman, baik melalui IMO maupun organisasi-organisasi internasional dan regional lainnya.

Selain itu, beberapa inisiatif yang telah dilakukan Indonesia sebagai anggota IMO dalam beberapa periode terakhir antara lain mengajukan beberapa usulan terkait dengan pengembangan Marine Electronic Highway di Selat Malaka dan Selat Singapura, yang pada bulan Agustus tahun 2012 telah diserahterimakan pengoperasiannya oleh IMO kepada Indonesia.

Kemudian juga, Indonesia telah berhasil membuat Standar Kapal Non-Konvensi berbendera Indonesia pada tahun 2009 atau disingkat NCVS yang dikombinasikan dengan Domestic Ferry Safety IMO Project.

Indonesia juga merupakan bagian dari Tripartite Technical Experts Group (TTEG) bersama Malaysia dan Singapura, yang dibentuk pada tahun 1977 guna membahas berbagai kebijakan yang terkait dengan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di Selat Malaka dan Selat Singapura.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...