Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Indonesia Darurat Narkoba, BNN Bilang : 50 orang Meninggal per hari Karena Narkoba

Indonesia Darurat Narkoba, BNN Bilang : 50 orang Meninggal per hari Karena Narkoba

ilustrasi narkoba

 

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso kembali mengungkapkan Indonesia dalam kondisi darurat narkoba dimana jumlah kematian 50 orang per hari karena barang haram ini.

“Sekitar 5 juta dari penyalahguna narkoba, 40-50 orang per hari meninggal karena narkoba,” kata Budi saat menerima kunjungan kerja Pimpinan MPR dan Fraksi di MPR ke Kantor BNN, di Jakarta, Jumat (4/3) seperti dilansir Antara.

Ditambahkan oleh Budi, kerugian negara akibat narkoba mencapai Rp63,1 triliyun. Sedangkan di Indonesia diketahui sekitar 60 jaringan yang beroperasi.

“Kerugian akibat penyalahgunaan narkoba mencapai Rp 63,1 triliyun. Sedangkan di Indonesia terdapat 60 jaringan (narkoba) yang beroperasi. Ini berarti rata-rata Rp 1 triliyun tiap jaringan,” jelasnya.

Diakui oleh Budi, keterbatasan jumlah personil menjadi hambatan pemberantasan narkoba di Indonesia. Personil BNN saja, kata dia, hanya 4.600 orang, masih jauh dari jumlah ideal yakni 74 ribu.

“Kekuatan kita 4.600 orang, idealnya 74 ribu. Ini sangat jauh dari kemampuan jumlah. Dari 250 juta penduduk Indonesia, 125 juta di antaranya merupakan usia produktif. Bagaimana BNN bisa menjaga 125 juta manusia ini terhadap narkoba?,” ungkap Budi.

Bukan hanya itu, BNN juga mengalami keterbatasan sarana dan prasarana, lalu teknologi. Sementara target rehabilitasi 100 ribu orang di 2015 tidak berhasil. Hal ini menurut Buwas karena belum adanya standarisasi program dan metode rehabilitasi di Indonesia.

“Rehabilitasi di 2015, 100 ribu orang (penyalahguna narkoba) tidak berhasil. Karena belum adanya standarisasi program dan metode rehabilitasi yang berlaku di Indonesia. Ini perlu kami evaluasi,” imbuhnya.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...