Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Indonesia Gerhana Matahari, Ini Ramalan Keraton Solo

Indonesia Gerhana Matahari, Ini Ramalan Keraton Solo

“Perjalanan negara akan mengalami sejarah kedah lumampah (sejarah/cerita harus berjalan). Suatu saat akan terang lagi” ungkap Kanjeng Pangeran Aryo (KPA) Winarna Kusumo.

Indonesia Gerhana Matahari Ini Ramalan Keraton Solo

Keraton Surakarta memaknai terjadinya Gerhana Matahari Total tanggal 9 Maret 2016 sebagai suatu peringatan bagi bangsa dan dunia. Saat ini kondisi dunia pada umumnya atau bangsa Indonesia khususnya sedang mengalami masa-masa sulit atau gelap.

Alhasil sebagai umat manusia kita diwajibkan untuk ingat, bersabar dan tetap berhati-hati. Karena masa-masa sulit, kegelapan atau keterpurukan yang terjadi sekarang ini akan segera berakhir seiring datangnya sinar atau matahari.

Pernyataan tersebut dikemukakan Wakil Pengageng Sasana Wilapa (humas) Keraton Kasunanan Surakarta, Kanjeng Pangeran Aryo (KPA) Winarna Kusumo. Kanjeng Win mengatakan, sebagai umat manusia kita wajib selalu ingat Tuhan dan waspada.

“Perjalanan negara akan mengalami sejarah kedah lumampah (sejarah/cerita harus berjalan). Suatu saat akan terang lagi. Segala sesuatu bisa terjadi, jangan ikut arus, yang banyak pengikutnya belum tentu benar”

“Salebeting tumindak sing prayitno, kedah ngati-ati (dalam berperilaku yang tepat, harus berhati-hati)” ungkap Winarna Kusumo.

Terkait Gerhana Matahari Total, pria yang akrab disapa Kanjeng Win itu mengatakan memang sebelumnya sudah ada tanda-tanda. Termasuk juga dengan masa-masa sulit yang akan dialami bangsa Indonesia, pihaknya sudah mendapatkan tanda-tanda itu.

“Sudah ada tanda-tanda yang kita ketahui sebenarnya, tapi sebagai manusia kita tidak boleh sombong. Tuhan itu dalam sekejap bisa menutup, membuat gelap dan sekilas bisa membuat terang kembali” tambahnya, seperti yang dilansir Merdeka.

“Kalau ada apa-apa kita selalu siap. Setiap malam Selasa dan malam Jumat selalu ada tahlil dan ada macapat di dalam keraton. Secara pribadi kita harus selalu siap, otomatis. Aja ndisiki kersaning Allah (jangan mendahului takdir Allah)” pungkasnya.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...