Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Hiburan / Selebritis / Indro Warkop Buka Suara Penghadangan Moge : Secara Hukum Tidak Ada Yang Salah

Indro Warkop Buka Suara Penghadangan Moge : Secara Hukum Tidak Ada Yang Salah

indroin

Beberapa waktu lalu ramai diberitakan mengenai aksi yang dilakukan Elanto Wijoyono yang menghadang konvoi motor besar (moge) di Condongcatur, Sleman, DI Yogyakarta. Aksi itu pun bikin heboh masyarakat termasuk para netizen.

Terkait dengan itu, Indro Warkop buka suara. Ia sebagai panitia kehormatan di Jogja Bike Week mengungkapkan kalau secara hukum tak ada yang salah dengan rombongan moge di Yogyakarta. Sebab, pihaknya sudah menyerahkan semuanya ke kepolisian.

“Kita sudah serahkan semuanya ke kepolisian kok. Jadi apa kata polisi kita manut aja,” ujar Indro seperti dilansir sebuah media online.

Dengan begitu, secara hukum tidak ada yang salah. Sebab, semuanya sudah diatur oleh kepolisian.

“Tapi ketika ada warga Yogya yang tidak suka, buat saya itu juga benar karena mereka punya hak. Cuma salahnya, dia kan bisa protes. Jadi enggak perlu jegat-jegat. Kalau kayak gini kita jadi crowded. Sebagai warga negara dia berhak tanya polisi. Jadi tidak langsung ujug-ujug cegat. Kalau ketemu yang arogan dan dia ditabrak bagaimana?” kata Indro.

Walaupun sebetulnya, sambungnya, saya sudah sebut kemarin ke teman-teman saya, sopanlah! Kita jadi tamu, kita kan menikmati kebahagiaan di situ oleh karena itu harus ada kerjasama.

Sebab, kata Indro, diakui kalau teman-teman sesama bikers masih ada yang arogan. Itulah yang menjadi perhatian warga masyarakat yang menganggap pengguna moge sebelah mata. Memang, secara peraturan menerobos lampu merah merupakan tindakan pelanggaran. Tapi, kalau sudah diatur kepolisian, hal itu berlaku pengecualian (diskresi).

“Saya tidak berhak mengatakan itu benar atau tidak. Tapi gini, menurut saya, kenapa kita minta kepolisian karena kita enggak punya hak untuk itu. Polisi yang boleh ngatur, polisi yang punya juklak,” tutur Indro.

Sebetulnya, sambung Indro, kalau Anda tanya ‘Kenapa sih kok pada ngelanggar lampu merah?’ Kita enggak ngelanggar, tapi kalau ketika polisi nyuruh terus, kita kan ikut aja, kita manut. Kita enggak berhak untuk tiba-tiba di lampu merah sendiri berhenti, sedangkan polisi nyuruh terus. Karena polisi punya hak, dia boleh mengatur itu.

Oleh karena itu, lanjutnya, kita pasrahkan kepada polisi, bukan mengelak dari arogansi dari ekses yang lain itu perkara lain.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

hengky-kurniawan-kecelakaan-mobil

Hengky Kurniawan Kecelakaan Mobil

“Nabrak di daerah Pasar Minggu” kata Siti Badriah, Kamis (21/10/2016) malam. Rupanya kejadiaan nahas menimpa ...