Home / Berita / Politik / Ingat! Yang Lakukan Politik Uang di Pilkada Siap-Siap Saja Terjaring OTT KPK

Ingat! Yang Lakukan Politik Uang di Pilkada Siap-Siap Saja Terjaring OTT KPK

money-politi

Pilkada Serentak hanya tinggal beberapa bulan lagi. Berbagai persiapan sudah berjalan dan telah dilaksanakan. Meskipun ada sejumlah daerah yang masih dilanda masalah terkait pasangan calon, tapi Pilkada serentak tetap akan dilaksanakan.

Terkait dengan itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memastikan akan memantau gelaran Pilkada Serentak 2015 pada 9 Desember 2015 mendatang. Lembaga antirasuah itu bahkan sudah siap-siap untuk mengambil tindakan tegas bila ada kegiatan yang berbau tindak pidana korupsi.

“KPK akan OTT (Operasi Tangkap Tangan) kalau ada transaksi yang masuk kategori di Undang-Undang Tipikor (Tindak Pidana Korupsi),” ungkap Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (31/8).

Ditambahkan olehnya, Pilkada punya peran penting bagi masa depan suatu daerah dan tak ingin pesta demokrasi ini, ternodai dengan politik uang.

Sehingga, kata Adnan, masyarakat perlu menyampaikan informasi terkait adanya transaksi suap dalam Pilkada serentak ini.

“Iya siaga (dalam memantau Pilkada serentak), tergantung informasi, makanya masyarakat menyampaikan informasi yang akurat,” imbuhnya.

Adnan juga memaparkan, kalau selama ini KPK memang belum pernah melaksanakan OTT terkait penyelenggaraan Pilkada. Akan tetapi hal itu bukan berarti lembaga antirasuah tak melakukan sesuatu pada penyelenggaraan ‘pesta demokrasi’ serentak di beberapa daerah Indonesia.

“Kami melakukan sosialisasi bagaimana membangun pilkada yang baik. Kita akan turun ke daerah, karena jumlah terlalu banyak. Kita mengingatkan, kami akan menangkap pihak-pihak yang memang melakukan transaksi dalam rangka pilkada ini,” jelas Adnan.

 

 

 

 

 

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...