Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Tekno / Gadget / Ingat…Mulai Hari Ini : Registrasi SIM Card Wajib Lewat Outlet Terdaftar, Kalau Tidak…

Ingat…Mulai Hari Ini : Registrasi SIM Card Wajib Lewat Outlet Terdaftar, Kalau Tidak…

sim card

 Ketentuan registrasi kartu SIM Card seluler, baik pasca maupun prabayar, mulai dilaksanakan. Maka terhitung hari ini (15/12) para pelanggan baru tidak dapat melakukan registrasi sendiri ataupun sembarangan tetapi wajib melalui outlet yang terdaftar.

“Alhamdulillah sesuai deadline yang disepakati, hari ini kita mulai menegakkan peraturan menteri terkait registrasi pelanggan seluler dengan data yang benar,” kata Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Kominfo Prof Dr Kalamullah Ramli saat memimpin konferensi pers penertiban registrasi nomor prabayar di Gedung Kominfo, Jakarta.

Dijelaskan pula bahwa sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 23/M.Kominfo/10/2005, semua masyarakat yang membeli kartu perdana prabayar harus menyerahkan kartu identitas dan akan didaftarkan oleh penjual kartu perdana. Sehingga masyarakat tidak lagi dapat mendaftarkan dirinya sendiri.

Menurutnya, registrasi SIM Card yang sembarangan telah menjadi sumber ketidaktertiban selama ini. Sehingga berimbas pada sulitnya menelusuri kasus spam dan kriminalitas yang memanfaatkan SIM Card oleh pihak berwajib.

“Dengan memulihkan registrasi ini, kita bisa menelusuri siapa yang menjual terakhir kartu ini dan siapa yang membelinya. Sehingga pihak berwajib dapat menelusuri hingga ke ujung,” ujar Kalamullah.

Tahapan Registrasi
Lalu bagaimana tahapan untuk registrasi prabayar itu? Kalau sebelumnya pengguna bisa melakukan registrasi melalui SMS ke 4444 atau melalui gerai resmi, maka mulai 15 Desember 2015, registrasi 4444 cuma dapat dipakai oleh penjual yang sudah terdaftar atau identitas yang telah tercatat di para operatornya. Sehingga penjual yang belum terdaftar tidak dapat melakukan registrasi prabayar.

Berikutnya, penjual yang terdaftar itu meminta calon pengguna kartu prabayar menunjukan kartu identitas, seperti dari KTP, SIM, Paspor ataupun kartu pelajar. Selanjutnya data-data yang ada di dalam kartu identitas tersebut, mulai dari nama, NIK hingga alamat, dikirimkan ke operator.

Kalau data yang dimasukkan tidak benar, pemerintah dalam hal ini Kominfo akan memberikan sanksi kepada pihak operator. Adapun sanksinya berupa peringatan tertulis dan peninjauan kembali syarat serta ketentuan pendistribusian/penjualan kartu perdana pra bayar.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...