Home / Berita / Ibu Kota / Ini Bukti Keberutalan Jakmania!

Ini Bukti Keberutalan Jakmania!

“Korban mengalami luka di bagian kepala, ada luka terbuka. Kemudian di pelipis wajah, tulangnya retak, bagian mata mengalami trauma” ungkap Kombes Awi Setiyono.

Ini Kronologi Keberutalan Jakmania!

Seperti yang diketahui jika pertandingan Persija Vs Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Jumat (24/6) malam berakhir ricuh. Sejumlah Jakmania merangsek masuk ke lapangan hijau dengan merusak pagar setelah gawang Persija kemasukan bola.

Total sudah ada 7 orang pelaku yang diamankan terkait kericuhan sepakbola tersebut. Salah satu pelaku, Jamal ditangkap karena menganiaya Brigadir Yudha Wanto sementara 6 lainnya ditangkap karena menyebarkan kebencian dan provokasi terkait insiden di Stasion GBK.

Ketujuhnya ditangkap tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum dan Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Sabtu (25/6) malam. Saat ini ketujuhnya masih diperiksa intensif di Mapolda Metro Jaya.

“Kan berhentinya pertandingan karena ada penonton yang lompat pagar, dan pintu 13-14 dijebol. Ini sudah kami antisipasi” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono (Minggu, 26/6/2016).

Sejumlah suporter kemudian menyerang Brigadir Yudha Wanto yang saat itu sedang berada di tengah lapangan. Korban kemudian dilempar batu dan botol minuman oleh 3 pelaku, salah satunya Jamal alias Oboy yang telah ditangkap polisi. Selain menyerang petugas, suporter juga melempar petasan.

“Ada petasan memang kami dengar saat itu” tambahnya.

Pada saat bersamaan, kerusuhan pecah di luar stadion. Brigadir Hanafi yang saat itu sedang berjaga di Gate VII diserang sekelompok suporter. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di pintu luar dengan luka-luka di sekujur wajah. Tubuh korban juga tertimpa pagar besi pintu masuk menuju stadion.

“Korban mengalami luka di bagian kepala, ada luka terbuka. Kemudian di pelipis wajah, tulangnya retak, bagian mata mengalami trauma. Kondisinya saat ini belum sadar, belum membuka mata” pungkasnya.

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...