Home / Berita / Ibu Kota / Ini Dia Cerita Ahok Soal Gebrak Meja Saat Rapat Bahas UMP

Ini Dia Cerita Ahok Soal Gebrak Meja Saat Rapat Bahas UMP

Ahok  Kalau Mau Mundur Silahkan

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan bahwa tak ada yang mampu mengendalikan kebijakannya, termasuk Sunny Tanuwidjaja sekalipun. Pernah satu saat ketika Ahok menjadi Wakil Gubernur DKI, Ahok pernah marah ke Sunny sebab Sunny berada di pihak pengusaha.

Ahok menceritakan hal tersebut di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (11/4) malam. Ketika itu sedang terjadi pembahasan alot soal Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Ingat enggak dulu kasus UMP yang pertama kita naikkan sampai lima kali gara-gara KHL. Wah, Sofjan Wanandi Apindo datang marah-marah kan. Kan dia juga pernah CSIS. Dia bersama si Sunny,” kata Ahok.

Sunny membela Sofjan agar UMP tak jadi dinaikkan. Melihat sikap Sunny, Ahok murka. Meja rapat digebraknya keras-keras.

“Belain dia, kemahalan (UMP-nya). Gue (saya) pukul meja,” ujar Ahok.

Ahok pun mewanti-wanti Sunny agar tak coba-coba mengintervensi keputusannya lagi.

“Sekali lagi ikut campur, awas lu (Anda, Sunny)! Jadi gue yang putusin,” papar Ahok.

Dikatakan Ahok kalau rapat itu berlangsung cukup ribut. Dan rapat itupun sebenarnya juga Sunny yang berhasil mempertemukan di ruang lantai atas Balai Kota Jakarta. Ahok akhirnya tetap menaikkan UMP karena Kebutuhan Hidup Layak (KHL) juga sudah berubah.

“Aku enggak peduli, lu mau ngancam gue ribut juga ga peduli. Apa gara-gara saya bela pengusaha? Bukan. Karena sistem KHL,” terangnya.

Ahok pun menyebut kalau dirinya sebagai sosok yang tak mudah diatur orang lain. Ini bisa dilihat lewat rapat-rapat Ahok yang banyak diunggah di YouTube.

“Gue enggak mau diatur. Emang lu pikir gampang ngatur gue? Misalkan contoh misalnya dia (Sunny -red) mengatur gue soal kebijakan, ya enggak mungkin,” paparnya.

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...