Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Ini Dia Pengakuan Bekas Anggota Gafatar Kepada MUI, Yang Masih diselidiki

Ini Dia Pengakuan Bekas Anggota Gafatar Kepada MUI, Yang Masih diselidiki

Gafatar788

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar dan kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap aktivitas organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang akhir-akhir ini begitu meresahkan.

Menurut Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Achyar bahwa pihaknya menemukan 6 tindakan menyimpang berdasarkan pengakuan salah seorang mantan anggota ormas berlambang matahari terbit itu.

“Tapi ini baru pengakuan dan masih kita selidiki kebenarannya. Tapi kalau benar ini masuknya dalam penistaan agama,” ujar Rafani di kantor MUI Jabar, Selasa (19/1) seperti dilansir sebuah media online.

Ditambahkan olehnya, MUI bersama pihak kepolisian tengah menyelidiki soal kebenaran pengakuan itu. Mereka juga mencari sejumlah bukti seperti dokumen.

“Ini baru pengakuan dari mantan anggotanya kita masih mencari dokumen tertulis dan pasti ada,” tutup Rafani.

Adapun 6 ajaran Gafatar berdasarkan pengakuan mantan anggotanya asal Kuningan, Jawa Barat, seperti yang dirangkum MUI sebagai berikut :

1. Menurut Gafatar, menginjak Alquran itu tidak berdosa karena Alquran hanya sampul. Yang terpenting itu makna, isinya.

2. Gafatar mengajarkan shalat 5 waktu itu tidak wajib dan seperti olahraga saja. Yang wajib itu shalat malam yaitu tahajud dan hajat.

3. Shalat berasal dari kata asollu yang artinya berkumpul. Jadi jika seseorang melakukan pengajian atau berkumpul, itu sudah melakukan shalat.

4. Mereka meyakini Tuhan itu Abraham dan tidak ada 9 wali kecuali Syeh Siti Jenar.

5. Gafatar menyatukan isi Alquran, Taurat dan Injil.

6. Apabila tidak ada orang yang seakidah berarti musyrik termasuk orangtua atau keluarga lainnya.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...