Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / DUNIA SEKS 18+ / Artikel / Ini Dia! Tanda-tanda Yang Terjadi Vagina Yang Perlu Anda Ketahui

Ini Dia! Tanda-tanda Yang Terjadi Vagina Yang Perlu Anda Ketahui

ilustrasi-perut

Tidak sedikit wanita yang sibuk dengan rutinitasnya tak sadar adanya perubahan tak normal pada vagina. Selama terlihat dan terasa normal, dalam artian muncul sesuatu yang lengket namun berwarna putih atau bening, Anda memang tak perlu khawatir.

Namun saat ada sesuatu di pakaian dalam Anda yang terasa berbeda, ini harusnya menjadi alarm bahwa ada sesuatu yang salah pada tubuh Anda.

Dapat saja cairan dengan jumlah yang lebih banyak dari biasanya, warna yang aneh, atau tercium bau tak sedap yang sangat mengganggu.

Anda jangan panik! Untuk itu ada baiknya sebelum anda membeli semua krim atau obat apapun di apotek, perlu diketahui dulu lebih lanjut apa sebenarnya yang terjadi :

Putih, basah, dan elastic
Kemungkinan: ovulasi. Cairan yang muncul selama pertengahan siklus menstruasi adalah cara tubuh mempermudah sperma untuk masuk ke dalam vagina dan membuahi sel telur.

“Cairan yang keluar pada saat ovulasi bisa berlebihan,” kata Alyssa Dweck, M.D., ahli kandungan di Westchester, New York dan penulis V is for Vagina.

Saya, lanjut Dweck, sering mendengar dari pasien yang khawatir ada sesuatu yang salah, tapi sebenarnya kondisi ini normal. Tak heran banyak wanita yang senang melakukan hubungan seksual ketika masa ovulasi.

Putih, menggumpal, dan berbau
Kemungkinan: Infeksi jamur. Salah satu penyebabnya adalah pertumbuhan jamur berlebih, yang normalnya berperan untuk menyeimbangkan bakteri di vagina.

“Biasanya ini akan tampak seperti keju,” ujar Dweck.

Walau tak selalu berbau, tapi umumnya akan menyebabkan rasa gatal yang sangat mengganggu di bagian luar maupun di bagian dalam labia.

Infeksi jamur adalah hal yang sangat umum terjadi dan bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti konsumsi antibiotik atau duduk dengan pakaian olahraga yang sangat lembab.

Untuk itu, anda bisa meminta dokter untuk meresepkan obat anti jamur yang akan membantu penyembuhan sebelum terasa semakin buruk.

Kuning kehijauan dan terasa sedikit pedih
Kemungkinan: Chlamydia atau gonorrhea. Dua bakteri utama penyebab penyakit kelamin.

Tanda lain dari infeksi ini adalah nyeri panggul, terasa terbakar saat buang air kecil, tapi sayangnya kebanyakan wanita tak merasakan gejala tersebut sejak awal.

Ketika dokter sudah mendiagnosis chlamydia atau gonorrhea, mereka akan mudah disembuhakan dengan antibiotik. Namun, yang terpenting, Anda juga harus mengajak pasangan Anda menemui dokter.

“Anda dan pasangan perlu disembuhkan atau Anda akan menularkan infeksi tersebut bolak-balik satu sama lain,” ungkap Dweck.

Keabuan, tipis, dan memiliki bau yang kuat
Kemungkinan: Bacterial Vaginosis (BV).

“Bau yang tidak sedap menjadi tanda ada yang salah pada vagina Anda, apalagi jika baunya amis seperti ikan,” tutur Dweck.

BV juga sangat umum terjadi. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, BV adalah infeksi vagina yang paling umum menyerang wanita berusia 15 sampai 44 tahun. Ini juga mudah disembuhkan, ketika dokter sudah memberikan diagnosisnya.

Kelainan ini masih menjadi sedikit misteri mengapa wanita mengalami BV, tapi secara umum ini disebabkan oleh adanya sesuatu yang mengganggu keseimbangan bakteri di vagina, meski para ahli tak yakin itu apa.

Berbusa, berbau tak sedap, dan berwarna keabuan atau hijau
Kemungkinan: Trichomoniasis. Ini adalah penyakit kelamin yang paling umum di perkotaan.

“Trichomoniasis disebabkan oleh organise yang hidup di handuk, vibrator, dan berbagai benda mati lainnya,” jelas Dweck.

Sama seperti penanda, kebanyakan pria dan wanita tidak merasakan berbagai gejala, tetapi jika tidak segera diobati dengan benar dapat membuat seorang wanita lebih mudah tertular HIV dan jika ia hamil akan sangat emmengaruhi kesehatan janinnya.

Kabar baiknya adalah, penyakit ini dapat disembuhkan jika segera diobati dengan resep yang tepat.

Berdarah
Kemungkian: Pendarahan. Ini sering terjadi selama beberapa bulan pertama setelah seorang wanita mengonsumsi pil KB, di mana tubuhnya menyesuaikan dengan hormon baru.

Jika cairan yang keluar berwarna merah tua atau kecoklatan, bisa jadi itu hanya sisa darah dari periode Anda.

Tapi, dalam beberapa kasus, cairan dengan darah bisa menjadi suatu sinyal yang emmbutuhkan penobatan lebih serius, seperti prakanker serviks.

“Segera periksakan ke dokter, sehingga dokter dapat mengetahui dan menghindari sesuatu yang lebih serius,” papar Dweck.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...