Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / Ini Ibadah & Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar

Ini Ibadah & Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar

Ini Ibadah yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar

Ibadah atau amalan apa yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar? Seperti yang diketahui bahwa bulan Ramadhan 2015 sebentar lagi masuk ke 10 hari terakhir. Sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan terdapat malam Lailatul Qadar, yakni malam yang lebih baik dari seribu bulan yang diberikan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW. Berikut ini amalan atau ibadah yang diajurkan pada Malam Lailatul Qadar.

Menghidupkan 10 malam terakhir dengan ibadah

Rasulullah SAW pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, terbiasa penuh semalaman melakukan ibadah. Salah satunya hadits dari Aisyah RA: “Tidak pernah aku lihat beliau (Nabi Muhammad SAW) lakukan ibadah pada malam hari sampai pagi harinya dan berpuasa selama 1 bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan” (HR. Muslim).

Membangunkan seluruh keluarga untuk beribadah

Pada malam terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW suka membangunkan keluarga beliau. Selanjutnya bersama keluarga lakukan amalan ibadah dimalam hari selama 10 hari terakhir. Seperti yang diriwayatkan dari sahabat Ali bin Abi Thalib, ia berkata: “Rasulullah SAW suka membangunkan keluarganya pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan”(HR. Turmudzi)

Rasul mengencangkan ikat pinggang

Arti kata di atas yaitu bukan ikat pinggang dikencangkan seperti memakai celana, tetapi Nabi Muhammad SAW menjauhkan diri sementara untuk menggauli para Istri beliau. Seperti keterangan dari Ibnu Abi Hatim. Dari Aisyah RA, ia berkata: “Pada bulan Ramadhan, Rasulullah biasanya tidur dan bangun pada malam hari, tetapi jika sudah masuk sepuluh hari terakhir, beliau mengencangkan ikat pinggang, menjauhi istri-istrinya, juga mandi di waktu antara Magrib dan Isya

Mandi diantara Shalat Maghrib dan Isya.

Salah satu keterangan dari Ibnu Abi Hatim. Dari Aisyah RA, ia berkata: “Pada bulan Ramadhan, Rasulullah biasanya tidur dan bangun pada malam hari, tetapi jika sudah masuk sepuluh hari terakhir, beliau mengencangkan ikat pinggang, menjauhi istri-istrinya, juga mandi di waktu antara Magrib dan Isya”.

I’tikaf di Masjid

Salah satu kebiasaan baginda Nabi Muhammad SAW, yang harus semuanya kita teladani pada 10 malam terakhir (malam Ganjilan) di Lailatul Qadar adalah memperbanyak I’tikaf di Masjid dengan melakukan ibadah kepada Allah SWT. Seperti keterangan dari Aisyah RA, ia berkata: “Nabi SAW lakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan sampai beliau wafat. Selanjutnya, istri-istrinya yang melakukan i’tikaf sepeninggal beliau” (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga uraian mengenai ibadah atau amalan yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar di atas, bisa menambah kekhusukan ibadah puasa Ramadhan Anda tahun 2015 ini.

Baca Juga

5 Warga Ditangkap Polisi, Warga Patengan Geruduk Mapolsek Ciwidey

Kabupaten Bandung – Seratusan warga Desa Patengan Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung menggeruduk Mapolsek Ciwidey. Kedatangan ...