Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Politisi Gerindra itu mengkritik kinerja dua tahun pemerintahan Jokowi-JK melalui puisi. Dengan gaya bahasa satire, sejumlah persoalan tak luput mendapat sorotan dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu. Berikut isi puisi Fadli Zon:

Dua Tahun Berjalan Sudah

dua tahun berjalan sudah 
hidup semakin susah harga-harga melambung tinggi 
lumpuh sudah daya beli 
rakyat diwarisi gunungan utang luar negeri

dua tahun berjalan sudah
cari kerja semakin payah 
pengangguran dimana-mana 
buruh Cina merajalela 
buruh kita tetap merana 
petani rugi panen nestapa 
nelayan tak bisa jual tangkapannya 
pedagang kali lima dikejar aparat pamong praja

dua tahun berjalan sudah
kemiskinan semakin parah 
yang kaya tambah perkasa 
yang melarat jatuh sekarat 
tangan-tangan besi tirani 
menggusur penduduk asli

dua tahun berjalan sudah
hukum menjelma alat kuasa 
mengabdi tunduk pada Istana 
pisaunya berdarah membelah ke bawah 
ketidakadilan menjadi fenomena

dua tahun berjalan sudah 
Indonesia semakin lemah 
impor pangan terus melimpah 
mulai beras, gula, jagung, daging, garam, 
hingga limbah
sementara 
partai politik dibelah 
di ujung timur diambang pecah 
kemunafikan terus mewabah

dua tahun berjalan sudah 
pencitraan yang kau buat memang hebat
luar biasa dahsyat 
tapi lihat
negeri tetangga melaju pesat 
kita serasa jalan di tempat

Jakarta, 21 Oktober 2016

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

partai-baru-tommy-soeharto

Tommy Soeharto Bikin Partai, Ini Reaksi Golkar!

“Mas Tommy sudah lama berada di Golkar, bahkan ayah beliau itu pendiri dan tokoh Golkar” ...