Home / Headline / Ini Jawaban Ahok, Ketika disebut Batasi Demokrasi

Ini Jawaban Ahok, Ketika disebut Batasi Demokrasi

ahok3448

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak terima kalau disebut membatasi demokrasi. Hal ini soal dikeluarkannya Pergub Nomor 228/2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

Menurut Ahok, kebijakannya hanya mengikuti UU No 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum yang sudah ada.

“Saya hanya (buat) turunan dari UU No 9/1998. Saya bukan membatasi orang demo loh. kalau dibilang membatasi, berarti UU 98 membatasi orang demo dong. Kan disitu dicantumkan enggak boleh demo di sini, enggak boleh demo di sini,” ungkap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10) kemarin.

Ditambahkan oleh Ahok, di dalam UU sudah diatur dekat Istana Negara enggak boleh. Dekat rumah sakit, rumah ibadah, sekolah serta tempat yang dianggap VVIP enggak boleh. Termasuk waktunya sudah jelas tidak boleh melebihi pukul 18.00 WIB.

Oleh karena itu, kata Ahok, pihaknya menentukan tiga lokasi yang salah satunya di Silang Monas Bagian Selatan adalah tempat terdekat dekat Istana Negara.

“Makanya kita carikan yang terdekat, jadi bukan menyediakan lokasi. Dia maunya kan di daerah sini melulu. UU melarang sebetulnya demo di depan Presiden. gimana caranya? ya dorong ke Monas bagian selatan. itu aja,” imbuh Ahok.

 

 

 

 

Baca Juga

Masuki Babak Baru, Pemerintah Spanyol akan Ambil Alih Catalonia

Spanyol – Ketegangan antara pemerintah Spanyol dengan pemerintah otonom Catalonia meningkat. Perdana Menteri Spanyol Mariano ...