Home / Bisnis / Bedah Bank / Ini Kinerja Bank Bisnis Pada Q1, Laba Menurun

Ini Kinerja Bank Bisnis Pada Q1, Laba Menurun

Aktual Post – Bank Bisnis yang masuk dalam kelompok buku I memperoleh laba sebesar Rp. 2,48 miliar pada kuartal I/2015, laba tersebut menurun sebesar Rp 1,01 miliar atau 28,93 %, jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp. 3,49 miliar. Penurunan laba karena pengaruh dari pendapatan non operasional lainnya menurun pada kuartal I/2014 sebesar Rp 1,19 miliar, menjadi minus Rp 7 juta pada kuartal I/2015.

NIM (Net Interest Margin) mengalami peningkatan dari 5,38 % di kuartal I/2014 menjadi 6,03 % pada kuartal I/2015. Pendapatan Bunga bersih meningkat sebesar Rp 1,04 miliar atau 18,08 % menjadi Rp 6,79 miliar, sedangkan kuartal I/2014 sebesar Rp 5,75 miliar.

Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun pada kuartal I/2015 mencapai Rp 321,20 miliar, sedikit mengalami penurunan jika dibanding kuartal I/2014 sebesar Rp 324,27 miliar. Dana pihak ketiga masih didominasi oleh dana mahal berupa simpanan berjangka mencapar Rp 282,19 miliar atau 87,85 % dari total dana keseluruhan.

Bank yang mempunyai kantor pusatnya di Bandung, total assetnya mencapai Rp 508,30 miliar pada kuartal I/2015, mengalami peningkatan sebesar Rp 10,59 miliar atau 2,12 % jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 497,71 miliar.

Demikian halnya dengan kredit yang diberikan mengalami peningkatan sebesar Rp 12,38 miliar menjadi Rp 362,66 miliar pada kuartal I/2015, sedangkan kuartal I/2014 sebesar Rp 350,28 miliar. Tingkat NPL (Non Performing Loan) gross atas kredit yang diberikan mengalami penurunan semula 2,47 % pada kuartal I/2014 menurun menjadi 1,83 % pada kuartal I/2015. Sama halnya dengan NPL net menurun menjadi 1,82 % pada kuartal I/2015, semula pada kuartal I/2014 sebesar 2,71 %.

Ratio Kecukupan Modal berupa CAR (Capital Adequacy Ratio) masih terjaga dengan baik dimana pada kuartal I/2015 sebesar 34,02 % dan kuartal I/2014 sebesar 32,06 %.

Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 112,90 % pada kuartal I/2015, sedangkan kuartal I/2014 sebesar 108,02 %. Tingginya ratio LDR karena dipengaruhi penghimpunan dana masyarakat yang dilakukan oleh bank tidak menutup fasilitas kredit yang diberikan dan bank menggunakan dana pinjaman dari bank lain, pada kuartal I/2014 sebesar Rp 36,30 miliar menurun menjadi Rp 17,80 miliar pada kuartal I/2015.

Bank Bisnis sahamnya dimiliki oleh PT. Sun Land Investama sebesar 41,88 %, PT. Sun Antarnusa Investment sebesar 21,67 % dan Sundjono Suriadi sebesar 36,45 %. Perkembangan kinerja keuangan Bank Bisnis akan terus dimonitor oleh tim Bedah Bank Aktual Post.

Baca Juga

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...