Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Ini Komentar Lulung, soal Ahok usir & Larang wartawan Liputan di Balai Kota

Ini Komentar Lulung, soal Ahok usir & Larang wartawan Liputan di Balai Kota

haji-lulung_77

Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana atau biasa disapa Haji Lulung mengecam aksi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengusir dan melarang seorang wartawan media online melakukan peliputan di Balai Kota. Menurut Lulung, tindakan Ahok itu sangat tidak etis ditunjukkan sebagai pejabat publik.

“Ya seharusnya sikapnya enggak usah seperti itu media itu kan perlu informasi, perlu mengkonfirmasi apa yang terjadi dan diberitakan di luar,” ujar Lulung, Kamis (16/6).

Menurut Lulung, Ahok bisa menghargai profesi wartawan karena memang tugasnya menggali informasi sebagai bahan berita. Sikap dan gaya Ahok yang meledak-ledak seharusnya bisa ditahan.

“Harusnya Ahok bisa lebih santun lah. Kalau Ahok justru marah-marah kalau ditanya berarti dia kelihatan begitu lagi banyak masalah. Kok pejabat publik enggak bisa menahan emosi,” terangnya.

Lulung juga menyebut wartawan adalah mitra pejabat. Sehingga tidak pantas diperlakukan demikian, apalagi sampai diusir. Justru, karena masalah ini, publik bisa menyimpulkan bahwa Ahok adalah pemimpin yang tidak pandai berkomunikasi.

“Wartawan itu teman kita, sahabat kita buat bertukar informasi. Ini kan sudah sering nih ye, bunuh karakter di depan orang banyak,” kata Lulung.

Seperti diketahui kalau kejadian ini berawal ketika salah satu wartawan media online mengkonfirmasi ke Ahok soal informasi aliran dana dari pengembang reklamasi Teluk Jakarta ke rekening Teman Ahok. Dia bertanya ‘Berarti tidak ada pejabat lain yang sehebat bapak?’.

Mendengar pertanyaan ini kemarahan Ahok pun memuncak. Bukan menjawab pertanyaan wartawan tersebut, dengan nada tinggi, Ahok malah menuding dia berniat mengadu domba. Bahkan, Ahok menilai pertanyaan wartawan tersebut menganggapnya pemimpin yang tidak jujur.

“Bukan begitu, banyak (pejabat hebat). Saya cuma katakan, maksud saya enggak usah ngadu domba, saya cuma minta bandingkan, untuk punya pikiran. Anda kan menuduh saya tidak jujur,” papar Ahok di Balai kota, Jakarta, Kamis (16/6).

Tak cukup sampai di situ, Ahok ini juga mempertanyakan dari media mana wartawan tersebut. Ahok menegaskan wartawan itu dilarang kembali ke kantornya dan melakukan kegiatan liputan.

“Anda dari koran apa? Makanya lain kali tidak usah masuk sini lagi, tidak jelas kalau gitu. Saya tegasin, kamu juga tidak usah nekan-nekan saya rekan media, saya tidak pernah takut,” jelas Ahok.
 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...