Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Ini Kronologi 7 WNI Disandera Abu Sayyaf, 18-25 Juni 2016

Ini Kronologi 7 WNI Disandera Abu Sayyaf, 18-25 Juni 2016

TNI AL melakukan investigasi terkain 7 WNI yang kembali disandera kelompok Abu Sayyaf.

Ini Kronologi 7 WNI Disandera Abu Sayyaf, 18-25 Juni 2016

Kronologi penyanderaan ini disampaikan TNI AL dalam siaran pers, Minggu (26/6/2016). Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Ade Supandi memerintahkan pendalaman atas penyanderaan ini dengan hasil kronologi sebagai berikut:

18 Juni 2016
Kapal TB Charles berangkat dari Philipina Cagayan De Oro Port menuju ke Samarinda dengan 13 orang anak buah kapal (ABK).

20 Juni 2016
Pukul 11.30
Di perairan Laut Jolo terjadi pembajakan dengan menggunakan dua perahu yang beranggotakan 4 sampai 5 orang, salah satu di antara mereka menggunakan bahasa Melayu dan membawa senjata api laras panjang.

Para pelaku kemudian menculik tiga orang ABK yaitu Capt. Fery Arifin (nahkoda), Muh. Mahbrur Dahri (KKM) dan Edy Suryono (Masinis II), serta merampas semua alat komunikasi kapal. Setelah kejadian itu, kapal tersebut dilepas dan melanjutkan perjalanan dengan sisa ABK 10 orang.

Pukul 12.45
Di dalam perjalanan hanya berselisih waktu 1 jam 15 menit dengan kejadian pertama, kapal TB Charles 001 kembali dibajak oleh kelompok lain dengan menggunakan 3 perahu yang beranggotakan 8-10 orang.

Pembajak tersebut menggunakan bahasa Inggris dengan sikap kasar dan arogan, bersenjata laras panjang dan pistol, kemudian kembali menculik 4 orang ABK yaitu Ismail (mualim I), Robin Piter (juru mudi), Muhammad Nasir (masinis III), dan Muhamad sofyan (Oilman).

Setelah melakukan penculikan, kelompok tersebut melepaskan kapal TB Charles dengan sisa 6 ABK yaitu Andi Wahyu (Mualim II), Syahril (Masinis IV), Albertus Temu Slamet (Juru Mudi), Reidgar Frederik Lahiwu (Juru Mudi), Rudi Kurniawan (Juru Mudi) dan Agung E Saputra (Juru Masak).

25 Juni 2016
Kapal TB Charles ditemukan KRI Multatuli-561 unsur Gugus Tempur Laut Koarmatim (Guspurlatim) dan dikawal menuju Samarinda serta dilanjutkan pengawalan oleh KRI Kerapu-821 unsur Gugus Keamanan Laut Armada RI Kawasan Timur (Guskamlatim) menuju Balikpapan hingga sandar di Dermaga Semayang, Sabtu (25/6). Saat sandar di Dermaga Semayang, TNI AL melaksanakan identifikasi terhadap kru Tug Boat yang kembali tersebut oleh tim dari Lantamal XIII, Guskamlatim dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...