Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bedah Bank / Ini Pengaruh NPL Bank Artha Graha yang Meningkat di Q1

Ini Pengaruh NPL Bank Artha Graha yang Meningkat di Q1

Peningkatan Non Performing Loan (NPL) telah menggerus laba kuartal I/2015 Bank Artha Graha yang di awaki oleh Bapak Andy Kasih, sehingga Bank harus menyediakan provisi yang lebih tinggi di banding kuartal yang sama tahun 2014. Peningkatan impairment sebesar Rp 35,02 miliar atau hampir 701,80 % dibanding tahun 2014.

Laba yang diperoleh kuartal I/2015 sebesar Rp 48,33 miliar tidak mengalami peningkatan yang signifikan bahkan hampir sama dengan dengan laba di kuartal I/2014 sebesar Rp. 48,32 miliar. Jika diperhatikan pendapatan bunga bersih mengalami peningkatan sebesar Rp 38,49 miliar atau 18,10 % menjadi Rp. 251,14 miliar di kuartal I/2015, sedangkan kuartal I/2014 sebesar Rp 212,65 miliar.

Seperti dijelaskan di atas kenaikan laba tersebut tergerus oleh peningkatan NPL gross sebesar 1,9 % menjadi 4,33 % di kuartal I/2015 dan kuartal I/2014 sebesar 2,43 %. Untuk NPL net meningkat 1,56 % menjadi 3,75 % dan kuartal I/2014 sebesar 2,19 %.

Total asset mengalami peningkatan sebesar Rp. 1,6 triliun atau 6,8 % menjadi Rp. 25,05 triliun di kuartal I/2015 dan di akhir tahun 2014 sebesar Rp 23,45 triliun. Kredit yang diberikan tidak mengalami peningkatan yang berarti dan nyaris sama dengan posisi sama di akhir tahun 2014. Jumlah kredit yang diberikan di kuartal I/2015 sebesar Rp 17,43 triliun, sedangkan di akhir tahun 2014 sebesar Rp. 17,15 triliun.

DPK (Dana Pihak Ketiga) yang berhasil dihimpun oleh Bank Artha Graha pada kuartal I/2015 sebesar Rp 20,97 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp 1,42 triliun atau 7,26 % jika dibanding akhir tahun 2014 sebesar Rp 19,55 triliun. Peningkatan DPK didominasi dana berupa simpanan berjangka yang meningkat Rp. 1,54 triliun menjadi Rp 16,85 triliun di kuartal I/2015. NIM (Net Interest Margin) mengalami peningkatan 0,23 % menjadi 4,71 % di kuartal I/2015 dan pada kuartal I/2014 sebesar 4,48 %.

Capital Adequacy Ratio (CAR) mengalami penurunan sebesar 3,02 % menjadi 14,85 % di kuartal I/2015 sedangkan di kuartal I/2014 sebesar 17,87 %. LDR (Loan to Deposit Ratio) pada kaurtal I/2015 sebesar 89,02 % mengalami penurunan sebesar 5,92 % dibanding kaurtal I/2014 sebesar 89,02 %.

Bank Artha Graha merupakan bank hasil merger antara Bank Inter Pacifik dengan Bank Artha Graha, sebagian besar sahamnya dimiliki oleh masyarakat sebesar 48,83 %. Saat ini mempunyai 94 unit cabang dan cabang pembantu. Kantor Pusatnya berlokasi di Gedung Artha Graha di daerah Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD).

Kinerja keuangan Bank Artha Graha dibayangi oleh kenaikan tingkat NPL (Non Performing Loan) yang cukup besar, jika tingkat NPL tersebut dilakukan pengendalian yang memadai maka akan meningkatkan daya saing dan meningkatkan kinerja keuangannya, karena secara umum kondisi kinerja keuangan bank telah cukup baik.

Tim Bedah Bank Aktual Post

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...