Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Artikel Kesehatan / Inilah Mitos dan Fakta Seputar Orgasme pada Pria

Inilah Mitos dan Fakta Seputar Orgasme pada Pria

Mitos dan Fakta Seputar Orgasme pada Pria
Pria cenderung lebih gampang untuk orgasme jika dibandingkan dengan wanita, dimana wanita memerlukan rangsangan pada klitorisnya, akan tetapi pria akan lebih mudah mencapai klimak dengan rangsangan khusus di titik tertetu.

Namun pernyataan diatas apakah benar merupakan fakta ilmiah tentang orgasme pada pria dimana pira tidak memiliki titik G-spot tertentu seperti wanita, berikut ini mitos dan fakta seputar orgasme pada pria yang sebenarnya bersama dengan terapis seks Dr. Rachel Needle seperti dilansir dari glamourmagazine.co.uk

Mitos:

Untuk mencapai orgasme seorang pria tidak harus serumit wanita, dimana pria hanya membutuhkan rangsangan fisik dan beberapa waktu kemudian terjadilah ejakulasi kemudian tertidur.
Fakta:

Orgasme yang terjadi pada kaum adam tidaklah semudah itu. Orgasme menyebabkan otot berkontraksi, detak jantung dan tekanan darah meningkat. Sesi senggama kemudian orgasme, sangat menguras energi pria. Bahkan, ada yang mengatakan energi yang dikeluarkan setara dengan naik tangga hingga lantai sepuluh. Selain itu, setelah orgasme, tubuh pria melepaskan hormon prolaktin yang memberi efek lelah sekaligus rileks.

Mitos:

Bagian paling sensitive dari pria adalah ujung penisnya, dan apabila daerah tersebut dirangsang maka pira akan cepat mencapai orgasme.

Fakta:

Memang hal tersebut ada benarnya namun juga kurang lengkap. Karena sebenarnya ada 3 titik yang paling sensitif bagi pria. Pertama area frenulum yaitu daerah tepat di bawah kepala penis. Kedua adalah perineum, area di antara testis dan anus. Ketiga yaitu kelenjar prostat, yang bisa dirangsang dari luar dengan cara meraba atau menjilati perineum.

Mitos:

Pria mengalami ejakulasi hanya dalam waktu 5 detik

Fakta:

Bisa Iya bisa tidak. Ya, ejakulasinya sendiri berlangsung antara 5-22 detik tapi kejutan di syaraf-syaraf tubuh pria belum berakhir sampai 10 menit setelah puncak kepuasan.

Mitos:

Laki laki tidak bisa berpura pura puas

Fakta:

Pria juga bisa berpura-pura puas. Sekitar 30% pria muda pernah melakukannya. Tapi itu bukan berarti mereka tidak menikmati aktivitas seksual. Kesenangan seksual bisa diciptakan meski tidak melibatkan orgasme.Tapi, bukankah kepuasan pria ditandai dengan ejakulasi? Bagaimana itu dipalsukan? Pria bisa merasa puas tanpa orgasme walau tidak sering. Dan rasanya sehebat ejakulasi.

Mitos:

Pria dengan usia lebih mudah akan lebih cepat ereksi lagi setelah ejakulasi.

Fakta:

Ini bukan mitos. Rata-rata memang demikian. Pria butuh waktu beberapa saat untuk beristirahat setelah ejakulasi pertama. Waktu istirahatnya bervariasi antara beberapa menit hingga satu hari penuh. Pria usia muda membutuhkan waktu istirahat lebih pendek. Ini terkait stamina. Jika pria yang usianya lebih tua memiliki stamina seprima pria muda, tak mustahil mereka juga bisa lebih cepat ‘on’ lagi.

Mitos:

Pria tidak bisa mengalami orgasme secara berulang ulang

Fakta:

Seorang pria memang bisa melakukan orgasme berulang tetapi sangat jarang. Seperti telah disebutkan tadi, orgasme bisa dicapai tanpa ejakulasi. Ketika ini terjadi, maka pria bisa langsung melanjutkan sesi bercinta tanpa jeda lalu terjadi ejakulasi. Karena tanpa jeda, jadi ini seperti satu sesi senggama dengan dua kali orgasme. Pertama tanpa ejakulasi, kedua dengan ejakulasi. Tapi, dengan ataupun tanpa ejakulasi, aktivitas seksual bersama pasangan tercinta rasanya tetaplah menyenangkan. Baik pria maupun wanita pasti sepakat dalam hal ini.

Below Article Banner Area

Baca Juga

vaksin-palsu-bayi-

Kasus Vaksin Palsu; Polisi beberkan : ada Oknum Dokter yang Cari Vaksin Palsu di Pasar Pramuka & Jatinegara

  Polisi membeberkan kalau lokasi pencarian vaksin yang dilakukan oleh oknum dokter di Rumah Sakit ...