Home / Berita / Investigasi Kasus Suap PTUN Medan Berlanjut, KPK Sita Dokumen dari Rumah Evy

Investigasi Kasus Suap PTUN Medan Berlanjut, KPK Sita Dokumen dari Rumah Evy

evy susanti

Penyelidikan terhadap kasus suap majelis hakim PTUN Medan ternyata belum selesai meski delapan tersangka telah ditahan dalam kasus tersebut. KPK sepertinya masih belum puas dengan dokumen yang sudah  mereka dapatkan. Karena itu upaya mencari dokumen lainnya terus dilakukan, salah satunya dengan menggeledah rumah Evy Susanti, istri muda Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugoho, di wilayah Tebet, Jakarta.

Selain menggeledah rumah Evy, Selasa 11 Agutus, KPK juga menggeledah rumah  dua anak buah OC Kaligis, yaitu Yulius Irwansyah di Permata Hijau, Yenny di Kemayoran.

“Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan dugaan tindak pidana,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan di PTUN Medan Sumatera Utara. Saat operasi tersebut, KPK menyita 15 ribu Dollar Amerika dan 5 ribu Dollar Singapura di ruangan Ketua PTUN Medan, Tripeni Irianto Putro.

Pada kasus tersebut, KPK telah menetapkan delapan tersangka. Kedelapan tersangka tersebut adalah Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, dua angota mejelis hakim Amir Fauzi dan Dermawan Ginting, panitera Syamsir Yusfan dan seorang pengacara M Yagari Bhastara Guntur alias Gari dan OC Kaligis.

Dua tersangka baru adalah Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evi Susanti yang  sudah  ditahan sejak pekan lalu. Dengan ditahannya Gatot, maka tugas pemerintahan di Provinsi Sumatera Utara menjadi tanggungjawab Wakil Gubernur Tengku Erri Nuradi. – ant

 

Baca Juga

Milan Ditahan AEK Athens Tanpa Gol

Milan – AC Milan gagal memetik poin penuh di pertandingan melawan AEK Athens. Rossoneri bermain ...