Home / Berita / Nasional / Ironis, Oknum PNS Kemenag buat Proposal Anak Yatim Palsu !

Ironis, Oknum PNS Kemenag buat Proposal Anak Yatim Palsu !

Bulan Ramadhan telah tiba, banyak umat muslim khususnya di Indonesia menyambutnya dengan gembira. Karena bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, sehingga banyak orang berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan termasuk memperbanyak sedekah. Apalagi jika sedekah untuk anak yatim yang pahalanya berlipat ganda sehingga banyak dari umat muslim yang memberikan sedekahnya kepada anak yatim baik memberikan langsung kepada lingkungan sekitar atau melalui lembaga atau yayasan anak yatim. Namun sungguh memalukan bahkan bisa dikatakan keji perbuatan yang dilakukan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Agama Jakarta Barat yang nyaris diamuk massa setelah melakukan penipuan dengan mencatut nama seorang warga lewat proposal anak yatim.

PNS itu bernama Murdimin, yang menjadi pengasuh Yayasan Islam Bani Murida yang tinggal di Jalan Musjolla Ar-Rahman, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Modus yang dilakukan PNS ini menyebar proposal dengan mendatangi rumah pengusaha dan meminta sumbangan atas nama anak yatim piatu.

Namun saat di cek ada beberapa nama yang didaftarkan itu ternyata masih memiliki orangtua.
Dan ketika diketahui kecurangannya, beberapa warga langsung mendatangi rumahnya dan langsung melakukan pemukulan. Untungnya aparat kepolisian setempat langsung mengamankan dan Murdimin dibawa ke Mapolsek Pondok Aren.

Sebenarnya kecurigaan warga terhadap oknum PNS ini memang sudah lama, namun baru kali ini warga mendatanginya dan warga berharap pelaku dapat diamankan di Mapolsek agar ada efek jera.

Sungguh ironis kejadian tersebut diatas, seorang petugas negara dari Departemen Agama, melakukan tindakan yang sangat bertentangan dengan aturan agama. Apakah masih ada okunum-oknum seperti “Murdimin” yang lain? Ada atau Banyak ?

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...