Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Istana Negara Kecewa dengan Sidang MKD

Istana Negara Kecewa dengan Sidang MKD

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa pemerintah merasakan hal yang sama dengan masyarakat terkait jalannya sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Istana Negara Kecewa dengan Sidang MKD

Sidang MKD yang digelar terbuka mengundang perhatian masyarakat, khususnya dalam agenda mendengarkan keterangan pengadu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said (2/12/2015).

Menurut Pramono Anung banyak perwakilan masyarakat yang mengungkapkan kekecewaannya, karena sidang MKD sering melenceng dari substansi permasalahan.

“Kalau saya tidak bisa bilang ini pemerintah, tetapi saya merasakan, apa yang dirasakan publik juga dirasakan pemerintah” ungkap Pramono, Jumat (4/12/2015).

Sidang tersebut dianggap mengecewakan karena Sudirman seperti diposisikan sebagai pihak yang salah. Selain itu, banyak juga kritik dari netizen bahwa pernyataan anggota MKD jauh dari substansi persoalan.

Pembicaraan mengenai pertanyaan MKD itu banyak dibahas di media sosial dan sempat menjadi trending topic Twitter. Begitu pula saat sidang MKD berlangsung dengan agenda mendengarkan keterangan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (FI) Maroef Sjamsoeddin.

Sidang tetap belum fokus sepenuhnya pada materi perkara. Sejumlah anggota MKD malah menyoroti hal-hal yang berada di luar konteks perkara, seperti mempertanyakan motivasi Maroef merekam, dan menuding bahwa perekaman itu merupakan perbuatan ilegal karena tanpa sepengetahuan lawan bicara.

Kondisi ini membuat pimpinan sidang yaitu Wakil Ketua MKD Junimart Girsang, beberapa kali mengingatkan agar anggota MKD fokus ke materi rekaman. Peringatan itu salah satunya disampaikan saat anggota MKD dari Fraksi Partai Gerindra, Supratman mempertanyakan harga saham PT FI saat ini dan sebelum adanya pengaduan kasus pelanggaran kode etik Ketua DPR.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...