Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Istrinya Ada Yang Ajak Sex dibayar Rp 800 Ribu, Suami Cemburu Terus Membunuhnya

Istrinya Ada Yang Ajak Sex dibayar Rp 800 Ribu, Suami Cemburu Terus Membunuhnya

tempak-kos-pamulang-nih2_20150627_141858

Pelarian Nurtamzi Bayu Kusuma alias Acil (21) harus berakhir setelah Tim Buser Polsek Pamulang menangkapnya di rumah bibinya di desa Grobongan, Jawa Timur. Acil adalah tersangka kasus pembunuhan Citra Khairiyah Ikhlaz (19).

Penangkapan Acil sendiri dilakukan karena melakukan pembunuhan terhadap istrinya yang bernama Citra Khairiyah Ikhlaz. Apa sebenarnya motif dan bagaimana kronologisnya Acil membunuh?

Acil membunuh diduga karena merasa cemburu. Dia tidak mampu menahan amarah setelah mengetahui Citra menerima tawaran melayani pria hidung belang. Sang istri menerima tawaran tersebut dihadapan Acil.

Pertemuan terakhir antara Acil dan Citra terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Kemiri Raya Nomor 26 A RT/RW 003/011 Kelurahan Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan pada Jumat (26/6) dinihari.

“Korban menerima sms dan telepon. Dia diajak sex dibayar Rp 800 ribu untuk melayani selama seharian. Nanti jemput jam 09.00 WIB. Pelaku bilang kok lo gitu. Lalu korban menjawab itu urusan gw. Pelaku emosi,” ungkap Kapolsek Pamulang Kompol Kristian Pau Adu.

Kemudian, korban menuju ke kamar mandi. Dia membuka seluruh pakaiannya untuk mandi.

Karena merasa kesal terhadap pernyataan korban, pelaku kemudian masuk ke kamar mandi.

Di tempat itulah terjadilah peristiwa pembunuhan. Acil mencekik leher kanan atas hingga korban menghembuskan napas terakhir di kamar mandi.

“Dia mandi. Tersangka masuk ke kamar mandi. Kemudian dicekek. Posisi saling berhadap-hadapan. Korban meninggal dunia. Korban memar di mata kanan dan hidung mengeluarkan cairan. Ini efek cekekan,” ungkap Kristian Pau Adu.

Citra ditemukan sudah berada dalam kondisi terbujur kaku setelah meninggal dunia selama 20 jam. Korban ditemukan di tempat tersebut pada Sabtu dinihari.

Sedangkan, Acil melarikan diri hingga akhirnya ditangkap di Kampung Tumunggungan, Desa Genu Suran, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah pada Selasa (30/6/2015) dini hari.

Akibat tindakan yang dilakukan Acil, pelaku diancam Pasal 338 KUHP dan Pasal 44 ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan KDRT dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...