Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Jasad WNI Terbungkus Matras di Hong Kong, Diduga Dibunuh Kekasihnya

Jasad WNI Terbungkus Matras di Hong Kong, Diduga Dibunuh Kekasihnya

Jasad seorang wanita asal Indonesia yang bernama Wiji Astutik Supardi, 37 tahun yang ditemukan terbungkus matras di trotoar di Jalan Changsha, Mong Kok, Hong Kong pada Senin (8/6/2015) belum dapat dipulangkan ke tanah air.

Proses otopsi terhadap jenazah telah dilakukan, namun jenazah belum dapat dipulangkan karena Kemenlu RI masih menunggu hasil terkait penyebab kematian Wiji yang akan dirilis oleh Coroner Court Hongkong dan kepolisian setempat.

Menurut sumber yang dikumpulkan Koordinator Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong, Sringatin, sang korban memasuki Hong Kong untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga, namun telah overstay.

“Kalau di sini dia dikenal sebagai salah satu ‘veteran’, yaitu overstayer yang tidak memiliki visa tapi boleh tinggal di Hong Kong karena tengah mengajukan suaka,” kata Sringatin.

Pihak Kementerian Luar Negeri setempat mengatakan bahwa bahwa pada Rabu (10/5), dua tersangka yaitu bernama Wahaj Fyaz, 30 tahun, warga negara Pakistan dan Shahbaz Shan, 22 tahun, asal India telah ditangkap di Distrik Tuen Mun, Hong Kong, ketika akan menyeberang dari Hong Kong ke Tiongkok dengan kapal feri, pukul 04.00 waktu setempat.
Dalam proses rekonstruksi yang dilakukan Kamis (11/5/2015) pukul 15.00 waktu setempat, Wahaj Fyaz tidak mengakui melakukan pembunuhan terhadap korban, Fyaz mengaku hanya melakukan kekerasan fisik terhadap korban yaitu menampar sebanyak dua kali dan menendang satu kali.

Sementara hasil penyidikan terhadap Shahbaz Khan menunjukkan bahwa dia membantu rencana Wahaj Fyaz menyeberang ke Tiongkok sebelum digagalkan polisi. Oleh karena itu Shahbaz juga ditetapkan sebagai tersangka.

Diduga korban tewas akibat penganiayaan yang diakukan oleh kekasihnya yang berasal dari Pakistan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...