Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Jokowi Bilang : Kalau Ada yang Hambat 35.000 MW, Berhadapan Dengan Saya

Jokowi Bilang : Kalau Ada yang Hambat 35.000 MW, Berhadapan Dengan Saya

presiden

Salah satu program dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni pembangunan mega proyek listrik 35.000 megawatt (MW) dalam 5 tahun. Jokowi memastikan bahwa target tersebut bukan ambisius. Bahkan, bila ada pihak yang menghambat proyek ini akan berhadapan dengan dirinya.

Jokowi mengungkapkan hal itu usai menghadiri acara Construction Kick Off PLTU Batang Jawa Tengah 2 x 1.000 MW dan Peresmian Program Elektrifikasi 50 Lokasi di Pulau Terdepan di Daerah Perbatasan, di Batang, Jawa Tengah, Jumat (28/8).

“Dalam 5 tahun ke depan kita butuh 35.000 MW lagi. Maka kalau itu ada yang menghambat, ketemu saya,” jelas Jokowi.

Ditambahkan pula oleh Jokowi, listrik dari program 35.000 MW tersebut sangat dibutuhkan rakyat Indonesia, karena setiap ia kunjungan kerja ke berbagai daerah terutama di luar Jawa, keluhan rakyat selalu masalah kekurangan listrik.

“Karena setiap saya ke kabupaten di daerah manapun terutama di luar Jawa selalu keluhannya, ‘Pak listriknya byar-pet, Pak listriknya mati 6 jam, Pak listriknya mati 5 kali, Pak listriknya hanya menyala siang saja’. Oleh sebab itu proyek listrik ini jangan lagi tertunda,” ungkapnya.

Sementara itu sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said menuturkan kalau program pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW adalah kebutuhan masyarakat yang harus diperjuangkan. Meski banyak tantangan yang harus dilewati.

“Perjuangan itu harus setara dengan yang dilakukan para pahlawan sebelum 70 tahun yang lalu. Memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” jelas Sudirman.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...