Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Jokowi ‘Dijewer’ Megawati saat Pidato di Bali

Jokowi ‘Dijewer’ Megawati saat Pidato di Bali

PDIP Jokowi Megawati Puan Maharani

Jokowi ‘Dijewer’ Megawati saat Pidato di Bali. Ada yang tak biasa dalam pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada pembukaan Kongres IV PDI-P di Bali, Kamis (9/4/2015). Apalagi jika bukan sindiran Megawati terhadap pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang dianggap terlalu banyak ditunggangi oleh penumpang gelap.

Dalam komentarnya pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai jika pidato politik yang disampaikan Megawati seperti ingin “menjewer” Presiden Joko Widodo. Dalam beberapa bagian pidatonya Megawati mengingatkan kepada pemimpin agar tidak melenceng dari tugas sebagai kepala negara, tetap berpegang pada konstitusi, dan tidak melupakan sejarah.

Menurut Hendri, pernyataan Megawati itu mengingatkan kepada Jokowi dan Jusuf Kalla untuk ingat sejarah dan selalu bersinergi dengan partai pengusung. Megawati juga meminta Jokowi-JK waspada dengan penumpang-penumpang gelap yang ada di lingkaran pemerintahan.

Megawati khusus menyampaikan pesan tersirat bagi Jokowi untuk selalu ingat bahwa Jokowi berada di posisi saat ini karena PDI-P” ungkap Hendri.

Hendri juga berpendapat, Megawati memberikan pesan kepada Jokowi agar membuka ruang lebih banyak kepada PDI-P untuk lebih berperan di pemerintahan. Menurut Hendri, Megawati terlihat mulai terusik dengan banyaknya orang dari luar partai yang mendapatkan posisi strategis di pemerintahan Jokowi-JK.

Dari pidatonya lanjut Hendri, Megawati menyiratkan kekhawatiran orang-orang dari luar partai yang akan menjadi penumpang gelap. “Penumpang gelap terkait dugaan lingkar Istana yang coba mengambil keuntungan dan jauhkan Jokowi dari Mega, serta ada juga tokoh yang berpura-pura jadi relawan dan ujungnya minta jabatan, termasuk jadi komisaris BUMN” tambah Hendri, seperti yang dilansir Kompas.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...