Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Jokowi Pilih Saran Rizal Ramli, Apa Kata Sudirman Said?

Jokowi Pilih Saran Rizal Ramli, Apa Kata Sudirman Said?

Sudirman Said memberikan komentar terkait pilihan Presiden Jokowi terkait Blok Masela.

Jokowi Pilih Saran Rizal Ramli, Apa Kata Sudirman Said

Seperti yang diketahui jika Presiden Joko Widodo memutuskan kilang di Blok Masela Maluku akan dibangun dengan skema pipanisasi di darat sesuai rekomendasi Menko Kemaritiman Rizal Ramli. Menteri ESDM, Sudirman Said pun langsung bereaksi atas keputusan Jokowi ini.

Menurut Sudirman Said ‎sejak Februari 2016 pihaknya telah menyampaikan usulan teknis mengenai pengembangan kilang Masela dengan skema LNG terapung (floating LNG/offshore). Namun Jokowi ternyata memilih skema onshore dengan alasan multiplier effect yang akan didapat lebih banyak.

“‎‎Beliau percaya membangun di darat memberikan multiplier effect lebih besar. Menyikapi keputusan ini, tentu sebagai pembantu Presiden harus menindaklanjuti. Karena itu saya ingin menyampaikan beberapa hal yang jadi tindak lanjut atau followup” ungkap Sudirman Said, Kamis (24/3/2016).

Mantan Dirut PT Pindad ini mengaku telah mengirimkan surat kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk merespons usulan atas persetujuan revisi Plan of Development (PoD) 1 tersebut.

“Isinya, meminta SKK Migas untuk mengembalikan usulan revisi PoD dan kemudian mengkaji kembali berdasarkan metode onshore sebagaimana diputuskan presiden” tambah Sudirman.

SKK Migas lanjut dia, juga telah berkomunikasi dengan investor terkait keputusan Presiden Jokowi tersebut. Pasalnya investor tentu akan memiliki sikap sendiri terkait keputusan tersebut. Pihaknya juga menugaskan SKK untuk berkomunikasi dengan pimpinan daerah agar dapat menerima keputusan ini.

‎”Ingin saya garis bawahi, proyek ini pelaksanaannya masih 8-10 tahun akan datang. Kalau kita biarkan masyarakat berpolemik sangat tidak bijak. Harus ada rekonsiliasi kembali dan kita biarkan investor bekerja untuk menghitung kembali” pungkasnya.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...