Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Jonan-Arcandra Harus Buktikan Kalau Presiden Jokowi tak Salah Pilih

Jonan-Arcandra Harus Buktikan Kalau Presiden Jokowi tak Salah Pilih

jonan-arcandra-9

 

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengungkapkan kalau keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik kembali Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar sebagai duet Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Wakil Menteri ESDM adalah hak prerogatif presiden.

Tetapi, Ignasius-Arcandra harus membuktikan pada masyarakat bahwa Presiden Jokowi tak salah memilih mereka menempati posisi saat ini.

“Itu adalah hak pribadi presiden. Beliau juga harus berpikir, dengan tiga kali reshuffle dan masa kerja Beliau juga tinggal sedikit lagi, harusnya beliau harus memikirkan kinerja para menteri harus lebih baik. Apakah mereka (Archandra dan Jonan) baik atau tidak, Mereka harus bertanggungjawab nantinya. Yang kedua, juga harus ada pembuktian ke publik bahwa mereka bukan pilihan yang salah dari pak presiden,” ujar Hidayat di Kayong Utara, Jumat (14/10) malam seperti dilansir dari Antara.

Ignasius Jonan, kata Hidayat masih harus membuktikan kecakapan diringa di ranah ESDM.

“Dari rekam jejak, Pak Jonan termasuk sukses saat Beliau sebagai dirjen di Kemenhub, tetapi saat menjadi menteri beliau malah diganti. Mengenai Beliau di ESDM, ya tinggal pembuktian Beliau, karena kan Beliau lebih dikenal di Perhubungan. Apakah Beliau ahli di ESDM, ya Beliau harus membuktikan. Jika gagal, yang rugi kan pak Jokowi sendiri,” paparnya.

Sedangkan sosok Arcandra Tahar dinilai Hidayat sebagai sosok yang juga masih harus membuktikan diri mengingat persoalan kewarganegaraan yang pernah menjadi perbincangan hangat.
 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...