Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Jusuf Kalla Kesal, Nama Presiden dan Wapres diduga dicatut Politikus di Senayan…Apa Penyebabnya?

Jusuf Kalla Kesal, Nama Presiden dan Wapres diduga dicatut Politikus di Senayan…Apa Penyebabnya?

 

wapres_jk_1Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkapkan ada politikus di Senayan yang ingin menjual nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.

Ketika dikonfirmasi, Wapres JK meminta agar Sudirman Said melaporkan politikus tersebut ke pihak berwajib. Pasalnya, sang politikus sudah melakukan pelanggaran hukum dengan mencatut nama Jokowi-JK.

“Tolong dilaporin saja yang bicara itu (minta jatah),” kata JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (11/11).

Wapres JK marah sebab namanya dicatut untuk dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia. Pasalnya, dirinya bersama Jokowi telah dirugikan dalam hal ini.

“Kalau itu yang dikatakan benar bahwa Presiden dan saya minta jatah, pasti saya marah,” jelasnya seperti dilansir sebuah media online.

Walau demikian, JK juga sudah mengetahui siapa nama politikus itu. Tetapi, JK enggan membeberkan ke awak media nama itu. Menurutnya, Sudirman Said yang lebih berhak mengungkapkan nama itu.

“Tanya saja ke Dirman (Sudirman Said),” tutur JK.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said menyebut ada pihak yang mencatut nama Presiden Jokowi dan Wapres JK untuk menjadi penghubung agar PT Freeport Indonesia (PTFI) memperoleh perpanjangan izin operasi setelah berakhirnya kontrak karya (KK) Freeport pada 2021.

Sebagai kompensasi, pihak yang “menjual” meminta sejumlah saham Freeport. Freeport saat ini diwajibkan melepas 10,64 persen sahamnya sebagai implementasi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2014 tentang Perubahan Ketiga atas PP Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Sudirman juga menuturkan kalau Presiden Jokowi pun dikabarkan marah besar namanya dicatut. Tetapi, ia enggan membeberkan nama pihak yang dimaksud.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...