Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Kantong Plastik Berbayar Baru Sebatas Uji Coba dan dievaluasi Secara Berkala

Kantong Plastik Berbayar Baru Sebatas Uji Coba dan dievaluasi Secara Berkala

kantung plastik6

 

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan bahwa kebijakan kantong plastik berbayar di ritel modern akan dievaluasi secara berkala. Seperti diketahui kalau selama masa uji coba mulai hari Minggu (21/2), kantong plastik di ritel modern tidak lagi gratis dan mulai berlaku pada 22 kota di Indonesia.

“Rencana evaluasi minimal tiga bulan. Karena, kita lihat antusiasnya cukup banyak,” kata Siti Nurbaya saat perayaan Hari Peduli Sampah Nasional 2016 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (21/2).

Ditambahkan olehnya, pemerintah bakal melihat respons masyarakat, khususnya para konsumen. Serta bakal mengukur tingkat keberatan masyarakat dengan kebijakan plastik berbayar.

“Nanti dicek lagi bagaimana keberatan masyarakat. Kita ingin atur betul soal kebijakan tersebut,” paparnya.

Sedangkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mandey menegaskan siap membantu pemerintah dalam sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat agar konsumen lebih memahami tujuan program ini, serta mengetahui dampak negatif limbah plastik bagi lingkungan.

“Kami siap menyukseskan sosialisasi dan uji coba penerapan kantong plastik berbayar di seluruh Indonesia secara bertahap. Kami terus mengimbau konsumen untuk membawa tas belanja sendiri. Namun, bila konsumen masih tetap membutuhkan kantong plastik maka akan diminta membayar di kasir. Mekanismenya sama seperti membeli produk lainnya, kasir akan scan barcode kantong plastik dan bukti pembayarannya akan tertera pada struk belanja,” terangnya.
 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...