Home / Berita / Dunia / Kapal Induk Amerika Serikat Ditarik Dari Yaman, Akankah Tercipta Perdamaian ?

Kapal Induk Amerika Serikat Ditarik Dari Yaman, Akankah Tercipta Perdamaian ?

Washington – Sebuah kapal induk AS dan kapal rudal dipandu meninggalkan perairan Yaman dan menuju kembali ke Teluk setelah konvoi angkatan laut Iran juga berbalik dari daerah sengketa, kata para pejabat pertahanan, Jumat 24 April 2015.

Kapal Induk Roosevelt dan Normandia diharapkan kembali memasuki Teluk “segera,” kata seorang pejabat pertahanan kepada AFP.

Tujuh kapal tempur Amerika lainnya akan tetap di Teluk Aden dan perairan di sekitar Yaman, kata para pejabat.

Konvoi kapal laut Iran, termasuk kapal kargo dan dua kapal bersenjata, sebelumnya berbalik dari Yaman dan menuju utara lepas pantai Oman, kata para pejabat, mungkin untuk kembali ke Iran.

“Saya pikir itu adil, tampaknya menjadi de-eskalasi ketegangan yang dibahas awal pekan ini,” kata juru bicara Pentagon Kolonel Steven Warren.

Iran membantah keras mempersenjatai pemberontak Huthi dan Iran telah menyetujui rencana perdamaian dan PBB menyerukan gencatan senjata serta pembentukan pemerintah baru.

Para pejabat AS mengatakan Amerika Serikat tidak mengambil bagian dalam blokade apapun terhadap serangan yang dipimpin oleh pasukan Saudi yang ditujukan terhadap pemberontak Huthi di Yaman.

Kapal angkatan laut AS di daerah tersebut untuk memastikan jalur pelayaran tetap terbuka dan aman, kata para pejabat.

Militer Amerika menyediakan intelijen untuk koalisi yang dipimpin Arab Saudi dan memfasilitasi pengisian bahan bakar bagi pesawat tempur untuk serangan udara di Yaman.

Setelah kembali ke Teluk, Kapal Induk Roosevelt pembawa F-18 jet tempur akan melanjutkan misinya dalam serangan udara pimpinan AS terhadap kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah.

Baca Juga

Gilas Burnley 3-0, City Nyaman di Puncak Klasemen

Manchester – Manchester City belum terbendung di Premier League. Mengandaskan Burnley 3-0, City nyaman memimpin ...