Home / Berita / Dunia / Kasihan Sekali Nasibnya…Sebelumnya Jadi Direktur Kaya Raya, terus Diusir Istri Menjadi ‘Gepeng’

Kasihan Sekali Nasibnya…Sebelumnya Jadi Direktur Kaya Raya, terus Diusir Istri Menjadi ‘Gepeng’

diusir jadi miskin

Salah seorang direktur perusahaan kaya raya berubah menjadi seorang gelandangan mengenaskan, setelah diusir oleh istrinya sendiri.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Jumat (9/10) kemarin, Sharafat Khan, demikian pria berusia 69 tahun di Texas, Amerika, kini tengah menjadi perbincangan hangat. Sungguh tidak pernah terbayangkan sebelumnya, pria kumal nan lusuh dengan rambut dan cambang yang tidak rapih itu dulunya sangat kaya. Tetapi kini, ia harus menggelandang di depan rumahnya sendiri, karena diusir Shanaz (61), sang istri.

“Dia selalu mengenakan baju yang sama selama enam bulan ini. Bajunya kotor dan dia tidak bisa mengakses kamar mandi serta tak menggunakan sepatu,” demikian Debbie Scoggins, tetangganya.

Awalnya rumah tangga Khan dan Shanaz berjalan baik-baik saja hingga mereka cekcok dan bertengkar hebat enam bulan silam. Hingga akhirnya Shanaz dengan tega mengusir suaminya sendiri.

Semua kunci rumah pun diganti, otomatis Khan tak bisa masuk lagi ke dalam ‘istana’nya. Ketika diusir, Khan yang tercatat sebagai direktur perusahaan Kahn Investments LLC itu tidak membawa uang sepeser pun.

Untuk menyambung hidup, selama ini pria malang itu mengandalkan belas kasihan para tetangga. Tidak sedikit warga memberikan selimut dan makanan untuknya. Tetapi rupanya, simpati yang diberikan oleh tetangga justru membuat Shanaz kian berang.

“Jika kalian ingin memberinya makan, bawalah dia ke rumahmu. Jika kalian ingin, kalian bisa membawanya tinggal di rumahmu. Terima kasih atas simpati kalian, tapi jangan membawa apa pun ke rumah ini,” ancam Shahnaz lewat pengumuman tertulis yang ditempelnya.

Pihak kepolisian tak dapat berbuat banyak walau sering mendapat laporan soal kasus Khan. Sebabnya, rumah seharga Rp 18 miliar itu atas nama Khan dan Shanaz.

Demikian pula sebaliknya, Khan juga menolak dibawa pergi, ia memilih bertahan di depan rumahnya.

“Saya tinggal di properti saya sendiri. Saya memiliki ikatan dengan rumah ini. Saya bisa tinggal di lantai di sebelah sana,” ungkap Khan.

Khan sendiri biasanya tidur dengan berselimut selembar kain tipis di bawah pepohonan depan rumahnya. Terkadang ia memutar ke halaman belakang dan tidur di dekat kolam renang.

Baik Khan maupun istrinya punya alasan sendiri hingga bisa bertengkar.

Khan berdalih istrinya ingin mengambil alih semua hartanya. Ia tak bisa membayar pengacara karena seluruh uangnya berada di dalam rumah.

“Dia (Shahnaz) tidak ingin menyerahkan separo kekayaannya,” tutur Khan.

Tetapi, versi salah seorang putra Shahnaz berbeda. Dia mengungkapkan bahwa ibunya sudah terlalu lelah menghadapi sang ayah yang sering mengajak bertengkar.

 

 

 

 

 

Baca Juga

Karakter Erupsi Gunung Agung Disebut Lebih Besar dari Merapi di 2010

Bali – Pakar Vulkanologi, Surono, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan ...