Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bola / Kasus Pajak Jadi Skenario Agar Messi Pergi dari Barcelona?

Kasus Pajak Jadi Skenario Agar Messi Pergi dari Barcelona?

“Saya sedih dan kecewa dengan kemarahan yang ditujukan kepada Messi dan keluarganya” ungkap mantan presiden FC Barcelona, Joan Laporta.

Kasus Pajak Jadi Skenario Messi Agar Pergi dari Barcelona

Mantan presiden FC Barcelona, Joan Laporta menduga ada skenario besar di balik kasus pajak yang menimpa Lionel Messi. Laporta menyebut pihak lain memiliki rencana mengeluarkan bintang asal Argentina tersebut dari Camp Nou.

Messi bersama ayahnya Jorge Messi, baru saja diadili pekan ini karena tuduhan menghindari pajak antara 2007 dan 2009. Ini membuat pemain dengan julukan La Pulga tersebut terlambat bergabung dengan rekan-rekannya di timnas Argentina.

Menurut saya, hal tersebut merupakan bagian dari politik, hukum, olahraga dan strategi media dengan memanfaatkan negara sebagai pengeksekusi, agar Messi meninggalkan Barcelona. Saya sedih dan kecewa dengan kemarahan yang ditujukan kepada Messi dan keluarganya” ungkap Laporta melalui Twitter.

Laporta pun menyatakan kekhawatirannya terhadap cara klub menangani kasus tersebut. Menurutnya, Barca terlihat sangat pasif sehingga Messi harus berjuang sendirian untuk lolos dari jeratan hukum itu.

Saya merasa klub kurang mengambil porsi untuk mempertahankan pemainnya, Lionel Messi yang merupakan pemain terbaik di dunia” tambahnya.

Laporta sendiri gagal menjadi presiden The Catalans karena kalah bersaing dengan Josep Bartomeu pada pemilihan musim panas lalu. Sebelumnya, dia menjabat sebagai orang nomor satu di Camp Nou antara 2003 dan 2010.

Below Article Banner Area

Baca Juga

berita-terkini-aff-2016-boaz-tinggalkan-pelatnas-timnas-kenapa

Berita Terkini AFF 2016: Boaz Tinggalkan Pelatnas Timnas, Kenapa?

“Boaz memang pulang ke Jayapura, karena ada pernikahanan keluarganya” kata Alfred Rield kepada wartawan. Seperti ...