Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Kasus Vaksin Palsu; Total ada 20 Tersangka, Mulai Dokter, Bidan, sampai Distributor

Kasus Vaksin Palsu; Total ada 20 Tersangka, Mulai Dokter, Bidan, sampai Distributor

vaksin-palsu-bayi-

Bareskrim Mabes Polri kembali menetapkan tersangka kasus vaksin palsu, menyusul penyelidikan yang bergulir. Kalau sebelumnya sudah ada 18 tersangka, kini menjadi 20 orang tersangka.

“6 tersangka sebagai produsen, 5 orang tersangka sebagai distributor, 3 tersangka penjual, 2 tersangka pengepul botol vaksin, 1 tersangka pencetak label dan bungkus, 1 tersangka sebagai bidan, 2 tersangka sebagai dokter,” ujar Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ari Dono.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi IX, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7). Turut hadir pula Menkes Nila Moeloek.

Dijelaskan oleh Ari, dari 20 tersangka dalam kasus vaksin palsu, sebanyak 16 diantaranya sudah ditahan, sementara 4 lainnya tidak ditahan. Para tersangka punya latar belakang di bidang farmasi dan kesehatan.

Penangkapan ini berawal dari penangkapan satu orang tersangka saat penggeledahan di tiga tempat di kantor CV Azka Medika, pada 16 Juni. Suplier ini tidak memiliki izin menjual vaksin dan diduga vaksinnya palsu.

“Penggeledahan dilakukan di Kantor CV di Bekasi, di Tambun dan di Kontrakan tersangka, DH,” papar Ari.

Berikutnya, penyidik melakukan pengembangan dan mendapatkan satu tersangka berinisial MF yang merupakan pemilik apotek di Bogor sebagai tempat penjualan vaksin palsu.

Penyidik menangkap tersangka berinisial S yang menjadi distributor Vaksin Palsu, lalu tersangka berinisal T yang ditangkap di Jalan Manunggal, Bogor. Kemudian, HS di Tambun Bekasi, AP di Tangerang Selatan, HE dan RA di Bekasi.

“Kemudian penyidik melakukan pengembangan dan menangkap 7 orang lainnya dari keterangan HS,” ssambungnya.

Ari juga menuturkan kalau polisi menangkap isteri salah satu pelaku berinisial IN. Vaksin yang dibuat ini di antaranya, vaksin harfiks, tetanus, BCG kering, campak kering, dan hepatitis.

Berikutnya pada tanggal 23 Juni, penyidik menangkap tiga orang tersangka lagi di Subang, Jawa Barat, sebagai pembeli bahan bekas botol vaksin. Untuk selanjutnya, tanggal 24 Juni, ditangkap satu tersangka berinisal I sebagai perawat poliklinik anak. Kemudian, penyedia botol bekas vaksi di salah satu produsen di Kramat Jati, yaitu RH dan HT.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...