Home / Berita / Kasus Vaksin Palsu; YLKI : Konsumen Dapat Tuntut Ganti Rugi pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Kasus Vaksin Palsu; YLKI : Konsumen Dapat Tuntut Ganti Rugi pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan

vaksin-palsu-

 

Sampai saat ini, sebanyak 22 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) diduga kuat menjadi pembeli vaksin ilegal. Menurut ketua pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, konsumen dapat menuntut ganti rugi kepada segenap fasyankes tersebut.

Seperti diketahui kalau sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah mengumumkan 14 rumah sakit yang terindikasi memberikan vaksin palsu kepada pasiennya.

Tetapi, Tulus menegaskan, kalau pengungkapan ini belum cukup memberikan rasa aman bagi konsumen yang menjadi korban vaksin palsu.

Menurutnya, Kemenkes juga harus menekan pihak fasyankes yang sengaja melanggar hak konsumen untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman. Minimal, pemerintah harus segera mendata berapa jumlah konsumen dan siapa saja pasien yang terpapar vaksin palsu di tiap fasyankes tersebut. Untuk kemudian, Kemenkes memberikan vaksinasi ulang.

“Pihak rumah sakit harus memberikan jaminan secara tertulis untuk menanggung semua dampak kesehatan kepada pasien korban vaksin palsu. Ganti rugi tersebut bisa secara materiil dan immateriil,” papar Tulus Abadi dalam rilisnya, Jumat (15/7).

Ditambahkan olehnya, jika pihak pasien masih belum puas mengenai jaminan yang diberikan pihak rumah sakit, maka pasien korban bisa menggugat pihak rumah sakit dan bahkan pihak pemerintah.

“(Gugatan) baik secara individual dan atau class action (gugatan kelompok),” imbuhnya.

 

 

 

Baca Juga

Sterling Tak Pernah Risaukan Rumor Ketertarikan Arsenal

Manchester – Raheem Sterling sempat dikaitkan dengan Arsenal pada musim panas lalu. Tapi Sterling selalu ...