Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / Kata RSUZA Aceh Terkait Dugaan Pelecehan Pasien Usai Operasi

Kata RSUZA Aceh Terkait Dugaan Pelecehan Pasien Usai Operasi

[ad_1]





Banda Aceh – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap pasien terjadi di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Banda Aceh, Aceh. Korban diduga dilecehkan dalam keadaan setengah sadar usai dioperasi. Pihak RS mengaku sudah memanggil perusahaan yang mempekerjaan pelaku.

Kepala Bidang Humas RSUZA, Rahmadi, mengatakan, pihaknya sudah menyelidiki kasus ini ke kamar operasi tempat korban diduga dilecehkan petugas kebersihan. Saat kejadian, tidak ada petugas rumah sakit di sana karena sudah ke kamar mandi.

“Saat kita croschek sama petugas di ruangan. Jadi (waktu itu) ada selisih waktu sekitar 5-10 menit itu petugas ke kamar mandi. Saat itulah kejadianya (pelaku melecehkan korban),” kata Rahmadi saat dihubungi wartawan, Sabtu (14/10/2017) malam.

Saat petugas rumah sakit masuk, di sana ada seorang pria dan kemudian disuruh keluar. Menurut Rahmadi, kejadian itu terjadi di ruang tunggu usai korban yang berusia 17 tahun menjalani operasi. Sebelum dibawa ke ruangan, pasien biasanya ditempat di sana dulu sambil menunggu siuman.

Baca juga: Pasien RS di Aceh Diduga Jadi Korban Pelecehan Petugas Kebersihan
https://news.detik.com/berita/d-3684289/pasien-rs-di-aceh-diduga-jadi-korban-pelecehan-petugas-kebersihan?_ga=2.49005935.854318564.1507512850-1119133479.1499058674

“Di ruang itu juga ada petugas cleaning service. (Kejadiannya) bukan di ruang tindakan,” jelasnya.

Kata dia, usai kejadian 5 Oktober itu, pihak rumah sakit memanggil perusahaan yang mempekerjakan pelaku. Direksi rumah sakit juga sudah memberikan teguran kepada perusahaan tersebut. Selain itu, pihak RS juga memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban, pelaku dan pihak perusahaan.

“Pelaku mungkin mendapat sanksi dari perusahaan. Saya mendapat informasi, sehari setelah mengaku pelaku dikeluarkan oleh pihak perusahaanya,” ungkap Rahmadi.

“Kita juga sudah memberikan teguran kepada staf di ruangan itu,” jelas Rahmadi.

Seperti diketahui, seorang pasien di RSUZA mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Korban berusia 17 tahun mengaku dilecehkan sebanyak dua kali. Ketika itu, pasien masih dalam keadaan setengah sadar.

“Anak saya saat itu mengaku mau melawan. Namun karena pengaruh obat biusnya belum hilang tidak ada tenaga sama sekali. Pelaku keluar saat anak saya batuk,” kata ibu kandung korban, RY kepada wartawan dalam konferensi pers sore tadi.

(dnu/dnu)

[ad_2]
Source link

Baca Juga

Si Seksi Ariel Tatum Makin Serius dengan Ryuji Utomo

[ad_1] Hot Photo Sabtu, 28 Okt 2017 08:33 WIB  ·   Palevi – detikHOT Jakarta ...