Home / Berita / Kebijakan Presiden Filipina Duterte Perang pada Narkoba, Sudah Menewaskan 1.800 orang

Kebijakan Presiden Filipina Duterte Perang pada Narkoba, Sudah Menewaskan 1.800 orang

_Presiden-Filipina-Rodrigo-Duterte

Hampir mendekati jumlah 1.800 orang tewas selama nyaris tiga bulan terakhir di Filipina. Mereka jadi korban perang melawan narkoba yang dicanangkan Presiden Rodrigo Duterte. Walau demikian, pembunuhan bandar dan pecandu narkoba di banyak kota ternyata bukan tindakan polisi. Sebagian meyakini kalau pembunuh misterius itu adalah milisi sipil yang disokong pemerintah.

Seperti dilaporkan Newsweek, Senin (22/8), Kepala Polisi Filipina Ronald De La Rosa menuturkan kalau operasi resmi pihaknya “cuma” menewaskan 712 orang, semuanya terbukti pengedar narkoba. Sementara untuk 1.067 orang lainnya yang ditembak mati di jalanan, polisi mengaku belum tahu siapa pelakunya.

“Kami menegaskan tidak mendukung pembunuhan di luar koridor hukum,” papar De La Rosa.

“Jika ada personel kami terlibat pembunuhan ini, maka mereka akan diperiksa, dituntut, serta dihukum sesuai perundang-undangan,” lanjutnya.

Polisi sendiri sempat menyatakan tewasnya ribuan orang ini dipicu perang antar geng. Tetapi data menunjukkan nyaris semua korban adalah orang yang terlibat bisnis narkoba di masa lalu, entah sebagai pengedar maupun pengguna.

 

 

 

Baca Juga

Dybala Dua Gol, Juventus Gasak Torino 4-0

Turin – Juventus keluar sebagai pemenang pada laga Derby della Mole. Bianconeri menggasak rival sekotanya, ...